Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan berpikir kritis matematis siswa kelas VIII dalam menyelesaikan masalah Teorema Pythagoras berdasarkan Taksonomi Structure of Observed Learning Outcomes (SOLO). Penelitian deskriptif kualitatif ini dilaksanakan di UPT SMP Negeri 3 Satap Sabbang dengan melibatkan tiga orang siswa yang mewakili kategori kemampuan tinggi, sedang, dan rendah berdasarkan hasil Tes Kemampuan Awal (TKA). Data dikumpulkan melalui Tes Kemampuan Berpikir Kritis Matematis (TKBKM) yang telah divalidasi dan wawancara mendalam, dengan triangulasi metode digunakan untuk menjamin keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa subjek kategori tinggi (SKT) secara konsisten mencapai tingkat relasional pada indikator interpretasi, analisis, evaluasi, dan inferensi. Subjek kategori sedang (SKS) secara dominan menunjukkan tingkat unistruktural hingga multistruktural pada indikator interpretasi dan analisis. Sementara itu, subjek kategori rendah (SKR) menunjukkan perkembangan yang signifikan dengan mencapai tingkat relasional dan, pada beberapa aspek, tingkat abstrak diperluas (extended abstract) pada seluruh indikator. Temuan ini menunjukkan bahwa kategori kemampuan awal tidak selalu berkorelasi dengan tingkat kemampuan berpikir kritis matematis yang dicapai siswa. Taksonomi SOLO memberikan gambaran yang komprehensif mengenai kemampuan berpikir kritis siswa serta dapat menjadi panduan bagi guru dalam mengidentifikasi tingkat berpikir siswa dan merancang pembelajaran serta asesmen yang sesuai untuk mendukung perkembangan kemampuan berpikir kritis matematis secara bertahap.
Copyrights © 2026