Latar belakang: Hipertensi merupakan salah satu penyebab utama kematian dan kesakitan di Indonesia dengan prevalensi nasional sebesar 34,11%, menjadikan Indonesia sebagai populasi penderita hipertensi terbesar kelima di dunia. Selain terapi farmakologis, pendekatan non-farmakologis seperti pola makan sehat dan terapi jus berbahan buah lokal yang kaya kalium dan serat dapat mendukung pengendalian tekanan darah. Tujuan: Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan peserta tentang hipertensi serta membekali keterampilan praktis dalam pembuatan jus belimbing nanas sebagai minuman sehat untuk mendukung pengendalian tekanan darah. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 25 Juni 2025 di Klinik Ferren dan diikuti oleh 16 peserta. Kegiatan memadukan penyuluhan kesehatan tentang hipertensi dengan demonstrasi pembuatan jus belimbing nanas. Efektivitas kegiatan dievaluasi dengan membandingkan skor pengetahuan pretest dan posttest yang dianalisis menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 68,13 ± 21,046 (pretest) menjadi 75,00 ± 18,974 (posttest). Namun, uji paired sample t-test menghasilkan p = 0,119 (p > 0,05), sehingga peningkatan tersebut belum signifikan secara statistik. Kesimpulan: Meskipun peningkatan pengetahuan belum signifikan secara statistik, kegiatan ini dapat berfungsi sebagai upaya edukatif untuk meningkatkan pemahaman peserta tentang hipertensi dan penerapan pola makan sehat dengan memanfaatkan makanan lokal.
Copyrights © 2026