Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi penerapan model pembelajaran deferensiasi proses yang telah diterapkan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Sosial pada jenjang Sekolah Menengah Pertama berdasarkan kajian literatur terbaru, dan menganalisis dampak apa saja yang dihasilkan dalam penerapan deferensiasi proses terhadap keberanian siswa. Metode yang digunakan adalah library research atau kajian kepustakaan dengan teknik analisis deskriptif analitik, mengkaji 10 artikel jurnal ilmiah yang terbit dalam rentang tahun 2022–2026 dari database Google Scholar. Hasil kajian menunjukkan bahwa pembelajaran berdiferensiasi proses terbukti dapat menumbuhkan keberanian siswa dalam proses pembelajaran, yang tercermin dari meningkatnya keaktifan bertanya, keberanian mengemukakan pendapat, serta keterlibatan aktif dalam diskusi kelas. Diferensiasi proses yang berpihak pada kebutuhan belajar siswa mampu menciptakan lingkungan belajar yang inklusif dan mendorong rasa percaya diri siswa. Pendekatan ini juga sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka yang menekankan pembelajaran berpusat pada siswa (student-centered). Dengan demikian, penerapan diferensiasi proses dalam pembelajaran IPS di jenjang SMP sangat direkomendasikan sebagai strategi efektif untuk menumbuhkan keberanian dan keaktifan siswa.
Copyrights © 2026