Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Project Based Learning (PjBL) terhadap hasil belajar Pendidikan Pancasila siswa kelas V SDN 010 Kabun, Kabupaten Rokan Hulu. Latar belakang penelitian ini didasari oleh rendahnya keterlibatan aktif siswa akibat pembelajaran yang masih berpusat pada guru serta hasil belajar siswa yang belum mencapai Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM). Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode quasi eksperimen, melibatkan 20 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol yang dipilih melalui teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar berupa pre-test dan post-test, kemudian dianalisis menggunakan uji normalitas Shapiro-Wilk, uji homogenitas Levene, serta regresi linear sederhana dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata post-test kelas eksperimen meningkat dari 58,05 menjadi 83,10 (N-Gain 0,607, kategori sedang), sedangkan kelas kontrol hanya meningkat dari 58,55 menjadi 68,70 (N-Gain 0,247, kategori rendah). Hasil uji regresi menghasilkan persamaan Ŷ = 27,99 + 0,95X dengan korelasi r = 0,965 dan signifikansi 0,000 (< 0,05). Temuan ini membuktikan bahwa model PjBL berpengaruh positif dan signifikan terhadap peningkatan hasil belajar Pendidikan Pancasila dibandingkan pembelajaran konvensional, sehingga model ini layak diterapkan sebagai alternatif pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2026