Penelitian ini bertujuan menganalisis peran punishment dan motivasi kerja sebagai determinan disiplin kerja karyawan di era transformasi digital. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei terhadap 35 karyawan. Data dianalisis menggunakan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa punishment dan motivasi kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap disiplin kerja. Secara simultan, kedua variabel mampu menjelaskan 59,5% variasi disiplin kerja, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Temuan ini memberikan bukti empiris bahwa implementasi sistem kerja berbasis digital perlu didukung oleh penerapan punishment yang adil dan konsisten serta peningkatan motivasi kerja untuk membangun disiplin kerja yang optimal. Penelitian ini berkontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia dengan menegaskan bahwa keberhasilan transformasi digital tidak hanya bergantung pada adopsi teknologi, tetapi juga pada pengelolaan perilaku karyawan melalui kebijakan organisasi yang efektif.
Copyrights © 2026