Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan monergisme dan synergisme dalam kaitannya dengan doktrin keselamatan serta implikasinya terhadap kehidupan iman dan pelayanan gereja. Kajian ini menggunakan pendekatan teologis-komparatif dengan menelaah dasar biblis, historis, serta implikasi teologis dan praktis dari kedua pandangan. Hasil kajian menunjukkan bahwa monergisme menekankan keselamatan sebagai karya Allah sepenuhnya, sedangkan synergisme menekankan respons aktif manusia terhadap panggilan keselamatan tanpa menghilangkan peran utama anugerah Allah. Kedua pandangan memiliki dasar biblis dan historis yang kuat serta menghasilkan penekanan yang berbeda dalam kehidupan iman. Monergisme mendorong ketundukan dan pengharapan pada kedaulatan serta kasih karunia Allah, sementara synergisme menekankan tanggung jawab manusia melalui iman, pertobatan, dan perbuatan kasih. Perdebatan keduanya tidak hanya bersifat teoretis, tetapi juga berpengaruh terhadap spiritualitas, liturgi, dan misi gereja. Oleh karena itu, monergisme dan synergisme perlu dipahami secara arif sebagai wacana teologis yang dapat memperkaya pemahaman iman Kristen dengan menempatkan kedaulatan Allah dan tanggung jawab manusia dalam keseimbangan di dalam kasih karunia Kristus.
Copyrights © 2026