Penelitian ini bertujuan menganalisis integrasi pendidikan modern dalam sistem pesantren serta strategi yang dapat dilakukan untuk mempertahankan nilai-nilai keislaman di tengah perubahan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode Systematic Literature Review (SLR). Data diperoleh melalui penelusuran artikel ilmiah dan sumber akademik yang relevan menggunakan Google Scholar, Scopus, DOAJ, dan Garuda dengan rentang publikasi 2021–2026. Literatur diseleksi berdasarkan relevansi dengan pendidikan modern, sistem pesantren, integrasi kurikulum, teknologi pendidikan, dan nilai-nilai keislaman. Analisis dilakukan secara tematik melalui tahapan identifikasi, seleksi, ekstraksi, kategorisasi, perbandingan, dan sintesis temuan. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi pendidikan modern dapat dilakukan melalui pembaruan kurikulum, penggunaan metode pembelajaran aktif, pemanfaatan teknologi digital, penguatan kompetensi guru, dan pengembangan keterampilan abad ke-21. Integrasi tersebut tidak harus menghilangkan tradisi pesantren seperti sorogan, bandongan, kajian kitab, pembiasaan ibadah, dan kehidupan berasrama. Pemeliharaan nilai keislaman dapat diperkuat melalui integrasi nilai pada setiap mata pelajaran, keteladanan kiai dan ustaz, pembiasaan perilaku religius, serta penerapan etika Islam dalam penggunaan teknologi. Model integratif-adaptif menjadi pendekatan yang relevan karena mampu mempertemukan inovasi pendidikan dengan keberlanjutan identitas keislaman pesantren
Copyrights © 2026