Penyandang disabilitas memiliki hak yang sama atas layanan administrasi kependudukan; namun, keterbatasan mobilitas dan akses dapat menciptakan hambatan dalam memperoleh dokumen kependudukan. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang menyediakan layanan mobile untuk membawa layanan administrasi kependudukan langsung kepada penyandang disabilitas. Studi ini bertujuan untuk menganalisis difusi inovasi layanan mobile bagi penyandang disabilitas di Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tangerang. Studi ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data dianalisis menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa serta teori Difusi Inovasi Everett M. Rogers, yang terdiri dari Keunggulan Relatif, Kompatibilitas, Kompleksitas, Kemampuan Uji Coba, dan Kemampuan Observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan mobile memfasilitasi akses dengan mengurangi hambatan yang berkaitan dengan jarak, mobilitas, waktu, dan biaya. Namun, implementasinya masih menghadapi keterbatasan dalam hal personel, kendaraan operasional, penjadwalan rutin, peluang uji coba, dan pengungkapan informasi mengenai hasil layanan.
Copyrights © 2026