Cost of Capital sangat krusial dalam keputusan pendanaan bisnis, namun temuan studi terdahulu tentang dampak pengungkapan environmental disclosure, social disclosure, governance disclosure, serta risiko sistematis terhadap cost of capital di sektor energi masih belum konsisten. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh keempat variabel tersebut pada perusahaan energi di BEI periode 2020 hingga 2024. Studi memakai pendekatan kuantitatif dan data sekunder dari laporan tahunan, keberlanjutan serta keuangan. Melibatkan 12 perusahaan yang disaring lewat metode purposive sampling selama 5 tahun, menghasilkan 60 observasi (turun dari total keseluruhan populasi atau sampel awal sebanyak 60% ke 20% dari total emiten sektor energi yang ada). Teknik pengolahan datanya memakai regresi data panel melalui aplikasi Eviews. Berdasarkan hasil uji parsial, pengungkapan lingkungan (environmental disclosure), sosial (social disclosure), maupun tata kelola (governance disclosure) tidak menunjukkan dampak signifikan terhadap biaya modal (cost of capital). Sebaliknya, risiko sistematis terbukti memberikan pengaruh positif yang signifikan terhadap beban finansial tersebut. Demikian, pengujian secara simultan mengonfirmasikan keempat variabel ini secara bersama-sama berdampak signifikan terhadap biaya modal. Konklusinya, para pemodal pada emiten sektor energi saat ini masih cenderung mengedepankan indikator risiko sistematis dengan informasi ESG ketika menentukan ekspektasi tingkat keuntungan mereka.
Copyrights © 2026