Perkembangan teknologi digital terkini telah menghidupkan kembali hubungan antara teknologi dan akuntansi manajemen dalam melakukan persediaan barang. Penerapan praktik FIFO (First Eat, First Out) dan Opname menjadi unsur penting bagi organisasi di seluruh dunia dalam meminimalkan kerusakan, meningkatkan perputaran persediaan. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan sistem informasi FIFO (First Eat, First Out) dan Opname menggunakan metode system informasi. Metode ini diterapkan melalui perancangan kebutuhan barang bahan baku, bahan operasional serta pengeluaran barang sesuai barang pertama masuk maka pertama keluar. Sistem yang dikembangkan dengan menyediakan fitur Besarta gambar kebutuhan bahan baku serta bahan operasional di Dapur Gizi. Hasil pengujian menggunakan black box testing menunjukkan bahwa seluruh fungsi sistem berjalan sesuai dengan stok persediaan barang. Dengan demikian, sistem mampu meningkatkan efisiensi operasional biaya dan waktu, mendukung pengelolaan data barang secara terintegrasi, serta meningkatkan kualitas barang. Diharapkan pada peneliti selanjutnya agar menyediakan fitur yang lebih lengkap dengan menggunakan barcode pada barang sehingga lebih mengoptimalkan pelabelan barang.
Copyrights © 2026