Flourishing Journal
Vol. 6 No. 3 (2026)

Intervensi untuk Meningkatkan Kemandirian dalam Aktivitas Sehari-hari pada Anak Tunanetra Usia Sekolah Dasar: Scoping Review

Flory Aura Najla (Universitas Negeri Padang)
Retno Chania (Universitas Negeri Padang)
Ainum Rahmatul Jannah (Universitas Negeri Padang)
Iftita Rahmi (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
30 Sep 2026

Abstract

Visual impairment in children significantly affects cognitive, motor, and socio-emotional development, as well as the ability to perform Activities of Daily Living (ADL) independently. Children with visual impairment face substantial barriers in self-care, mobility, and social participation, which can hinder their long-term adaptive development and quality of life. This study aims to map interventions used to enhance ADL independence in primary school-age children with visual impairment. We used a scoping review methodology following PRISMA guidelines, conducting literature searches across Scopus, Sage Journals, PubMed, and Google Scholar. After screening and eligibility assessment, four articles met the inclusion criteria and were analyzed. The findings reveal that independence in children with visual impairment is shaped by three interrelated factors: intrinsic child factors, environmental factors, and relational factors, particularly parental roles. Effective interventions identified include home-based prompting programs, visual stimulation and vision skills training, task adaptation, and environmental modification. These interventions are most effective when tailored to the child's developmental stage and delivered within familiar environments with active parental involvement. Abstrak Gangguan penglihatan pada anak berdampak signifikan terhadap perkembangan kognitif, motorik, dan sosio-emosional, serta kemampuan melaksanakan Activities of Daily Living (ADL) secara mandiri. Anak dengan gangguan penglihatan menghadapi hambatan nyata dalam perawatan diri, mobilitas, dan partisipasi sosial yang dapat menghambat perkembangan adaptif dan kualitas hidup jangka panjang. Penelitian ini bertujuan memetakan intervensi yang telah digunakan untuk meningkatkan kemandirian ADL pada anak tunanetra usia sekolah dasar. Metode yang digunakan adalah scoping review berdasarkan panduan PRISMA, dengan penelusuran literatur pada basis data Scopus, Sage Journals, PubMed, dan Google Scholar. Setelah melalui proses screening serta penilaian kelayakan, empat artikel memenuhi kriteria inklusi dan dianalisis. Hasil kajian menunjukkan bahwa kemandirian anak tunanetra dipengaruhi oleh tiga faktor yang saling berkaitan, yaitu faktor intrinsik anak, faktor lingkungan, dan faktor relasional terutama peran orang tua. Intervensi yang teridentifikasi efektif meliputi program prompting berbasis keluarga, stimulasi visual dan pelatihan keterampilan visual, adaptasi tugas dan modifikasi lingkungan. Intervensi-intervensi tersebut paling efektif bila disesuaikan dengan tahap perkembangan anak dan dilaksanakan dalam lingkungan yang akrab dengan keterlibatan aktif orang tua.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

psi

Publisher

Subject

Social Sciences

Description

Flourishing Journal is an open-access and peer-reviewed journal dedicated to publishing research articles in the field of psychology. Flourishing Journal accepts research articles that have the potential to make a significant contribution to the exploration and development of psychology and ...