Volume sampah Kota Pontianak mencapai 411,96 ton per hari, namun kapasitas pengelolaan daerah baru menyerap 25%. Penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif melalui studi lapangan (field study) di Kelurahan Sungai Beliung ini menerapkan metode analisis data model Miles dan Huberman, yang meliputi tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Informan penelitian ditentukan secara purposive sampling, yang terdiri atas aparat kelurahan, pengelola bank sampah, dan warga setempat. Penelitian ini bertujuan menganalisis tiga aspek: (1) tingkat kesadaran warga, (2) variasi spasial pengelolaan sampah, dan (3) potensi pemanfaatan sampah anorganik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; (1) kesadaran warga rendah karena memandang sampah sebatas residu akibat minimnya pengawasan dan sosialisasi, sehingga edukasi terstruktur tingkat RT sangat mendesak; (2) pengelolaan sampah bervariasi secara spasial, open burning masih marak dan pengomposan baru berjalan parsial karena keterbatasan sarana; (3) pemanfaatan sampah saat ini masih rendah, namun memiliki potensi spasial besar untuk meningkatkan kesadaran ekologis dan ekonomi keluarga melalui upcycling produk kerajinan bernilai.
Copyrights © 2026