Globalisasi memberikan dampak yang signifikan terhadap kehidupan masyarakat, termasuk dalam bidang budaya. Kemudahan akses informasi dan masuknya budaya asing melalui teknologi digital berpotensi mengurangi minat generasi muda terhadap budaya lokal sehingga mengancam keberlangsungan warisan budaya bangsa. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji strategi pelestarian budaya melalui pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) di era globalisasi berdasarkan hasil penelitian terdahulu. Penelitian menggunakan metode literature review dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber literatur yang relevan dari tahun 2016–2026 melalui teknik analisis tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan IPS memiliki peran penting dalam mengenalkan keberagaman budaya, memperkuat identitas budaya dan nasional, serta menumbuhkan sikap menghargai keberagaman pada peserta didik. Strategi pelestarian budaya melalui pendidikan IPS dapat dilakukan dengan mengintegrasikan budaya lokal ke dalam materi pembelajaran, memanfaatkan lingkungan sebagai sumber belajar, serta menerapkan pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan partisipatif. Dengan demikian, pendidikan IPS tidak hanya berfungsi sebagai sarana penyampaian pengetahuan sosial, tetapi juga sebagai media pelestarian budaya yang relevan dalam menghadapi tantangan globalisasi.
Copyrights © 2026