Luka puting susu merupakan salah satu masalah yang sering dialami ibu pada masa nifas dan dapat menimbulkan nyeri, ketidaknyamanan selama menyusui, serta mengganggu keberlanjutan pemberian Air Susu Ibu (ASI). Ketidaktepatan posisi dan perlekatan bayi menjadi salah satu faktor yang berkaitan dengan terjadinya trauma puting. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan ibu nifas dalam mencegah dan melakukan perawatan luka puting susu. Kegiatan dilaksanakan pada 16–17 Maret 2026 di ruang perawatan nifas Puskesmas Kolaka dengan melibatkan 12 ibu nifas yang terdiri atas sembilan ibu multipara dan tiga ibu primipara. Metode pelaksanaan meliputi edukasi melalui ceramah interaktif, demonstrasi teknik menyusui, tanya jawab, penggunaan leaflet, serta praktik menggunakan phantom payudara. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test pengetahuan serta observasi langsung terhadap praktik menyusui peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan setelah pemberian edukasi. Peserta juga menunjukkan kemampuan yang lebih baik dalam mempraktikkan posisi dan perlekatan menyusui, menjaga kebersihan payudara, serta memahami langkah perawatan puting susu. Kegiatan ini menunjukkan bahwa kombinasi edukasi, demonstrasi, dan praktik langsung dapat digunakan sebagai pendekatan pemberdayaan ibu nifas dalam meningkatkan kemampuan perawatan payudara dan mendukung keberlanjutan pemberian ASI.
Copyrights © 2026