Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History
Vol. 2 No. 2 (2026)

Kajian Ekokritisisme dalam Sastra Kontemporer Indonesia: Tinjauan Pustaka Sistematis dan Pemetaan Research Gap Dialektika Posthumanisme

Adullah Muhammad Irsyad Syafiudin (Universitas Airlangga, Surabaya)
Kesya Azka Najhan (Universitas Airlangga, Surabaya)



Article Info

Publish Date
12 Oct 2026

Abstract

Kajian ekokritisisme dalam sastra Indonesia berkembang pesat dalam kurun waktu 2016–2026, tetapi masih didominasi paradigma antroposentris yang menempatkan manusia sebagai pusat relasi ekologis. Penelitian ini menggunakan Systematic Literature Review untuk menganalisis 36 artikel ilmiah dari basis data Scopus, SINTA, dan DOAJ. Penelitian bertujuan untuk memetakan perkembangan teoretis ekokritisisme di Indonesia serta mengidentifikasi kesenjangan penelitian terkait posthumanisme dan ekokritisisme material. Hasil sintesis mengungkap tiga kesenjangan utama, yaitu Theoretical Paradigm Gap, Genre Coverage Gap, dan Epistemological Synthesis Gap. Sebanyak 82% penelitian masih bertumpu pada ekokritik gelombang pertama, sedangkan kajian yang menerapkan posthumanisme atau ekokritisisme material hanya mencapai 5%. Selain itu, sastra siber dan fiksi spekulatif masih jarang dikaji, sementara integrasi kearifan lokal Nusantara seperti Hutan Larangan dan Mappalette Kayu dengan wacana krisis iklim global belum berkembang secara konseptual. Temuan ini menunjukkan perlunya pergeseran menuju paradigma posthumanisme yang mengakui agensi entitas non-manusia dalam memahami kompleksitas krisis ekologis kontemporer.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

absah

Publisher

Subject

Description

Al-Absah: Journal of Civilization, Language, Literature, and History aims to provide a scholarly platform for the publication of research articles related to the fields of adab, language, literature, and history. This journal welcomes interdisciplinary studies that explore these areas from various ...