Kesehatan masyarakat di tingkat desa memerlukan keterlibatan berbagai pihak, termasuk mahasiswa melalui program Kuliah Kerja Nyata (KKN). Artikel ini mendeskripsikan kontribusi mahasiswa KKN dalam mendukung kesehatan masyarakat di Desa Ketanggi melalui partisipasi pada kegiatan Posyandu dan edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) bagi siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif dengan metode observasi, partisipasi langsung, edukasi, dan demonstrasi. Mahasiswa terlibat aktif dalam Posyandu bersama kader dan masyarakat, serta memberikan edukasi kepada siswa SD Negeri Ketanggi 1 tentang kebersihan diri dan cara mencuci tangan yang benar. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan mahasiswa membantu kelancaran Posyandu dan memperkuat kerja sama antara kader, masyarakat, dan mahasiswa. Siswa menyambut edukasi PHBS secara positif, mulai memahami pentingnya kebersihan diri, dan mempraktikkan cuci tangan sebagai kebiasaan sehat. Namun, kegiatan ini bersifat deskriptif tanpa pengukuran kuantitatif, sehingga perubahan pengetahuan dan perilaku serta keberlanjutan penerapan PHBS belum dapat dievaluasi secara menyeluruh. Diperlukan kegiatan lanjutan dengan evaluasi terukur, seperti pre-test, post-test, atau observasi berkala. KKN dapat menjadi sarana efektif dalam mendukung upaya promotif dan preventif kesehatan di tingkat desa.
Copyrights © 2026