Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh bukti empiris eterminan minat penggunaan pinjaman online Shopee PayLater di Kabupaten Buleleng. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausal yang menggunakan data primer yang didapatkan dari kuesioner dan diukur dengan skala likert. Populas penelitian ini adalah masyarakat Kabupaten Buleleng rentang usia 17-34 tahun pengguna Shopee PayLater. Teknik pemilihan sampel yang digunakan adalah snowball sampling dan diperoleh sebesar 400 responden dengan instrument penelitian menggunakan kuesioner. Metode analisis data pada penelitian ini menggunakan SPSS 26.0. Hasilnya menunjukkan bahwa secara parsial persepsi kemudahan, persepsi keamanan, dan citra perusahaan berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat penggunaan pinjaman online Shopee PayLater. Sedangkan persepsi risiko berpengaruh negatif dan signifikan terhadap minat penggunaan pinjaman online Shopee PayLater. Kata kunci: persepsi kemudahan; persepsi keamanan; persepsi risiko; citra perusahaan; minat penggunaan
Copyrights © 2026