TirtaSmart dikembangkan sebagai prototipe sistem pemantauan kualitas air untuk mendukung pengelolaan air bersih perdesaan yang membutuhkan pemantauan multi-parameter, komunikasi data, dan sumber energi yang mandiri. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi kesiapan awal prototipe melalui uji subsistem, uji integrasi sistem, uji kinerja energi, dan uji lapangan terbatas. Prototipe mengintegrasikan sensor suhu, total dissolved solids (TDS), pH, dissolved oxygen (DO), dan turbidity dengan node berbasis ESP32, aplikasi Blynk, serta sistem energi surya dengan baterai LiFePO4. Hasil uji subsistem menunjukkan deviasi terhadap instrumen pembanding sebesar 0,00% untuk suhu, 0,16% untuk TDS, 0,34% untuk pH, 1,12% untuk DO, dan 0,00% untuk turbidity pada rangkaian pengujian. Uji integrasi menghasilkan 109 rekaman multi-parameter pada Blynk selama sekitar 54,7 menit dan menunjukkan keberhasilan pemetaan virtual pin V0-V4. Total beban prototipe sebesar 5,638 W dengan kebutuhan energi 135,312 Wh/hari. Energi fotovoltaik yang tercatat pukul 07.00-16.00 mencapai 241,404 Wh atau 178,4% dari estimasi kebutuhan harian. Dokumentasi lapangan menunjukkan prototipe telah diterapkan pada lingkungan yang relevan. Hasil ini menunjukkan bahwa integrasi sensing, komunikasi, monitoring, dan energi telah berfungsi dan memberikan dasar teknis untuk pengujian operasional jangka panjang.
Copyrights © 2026