Genangan rawa lebak yang panjang dan tidak menentu membatasi kalender tanam padi. Studi ini melakukan audit rekayasa retrospektif terhadap data lapangan rakit 2 m × 1 m dengan 72 botol polietilena tereftalat untuk menilai konsistensi antara gaya apung, muatan, sarat, dinamika budidaya, dan biaya. Data mencakup perhitungan gaya apung, uji tujuh tingkat beban tambahan 0–150 kg, seri mingguan 13 minggu, karakter vegetatif 15 rumpun, dan catatan biaya. Setiap pengapung secara teoritis menyumbang 16,648 N. Hubungan beban tambahan–sarat mengikuti D = 0,425 + 0,0850M (R² = 0,991; RMSE = 0,397 cm), yang menyiratkan luas bidang air efektif sekitar 1,18 m² pada rentang uji. Beban budidaya tercatat meningkat dari 150,0 menjadi 172,2 kg, sedangkan genangan di atas dek bertambah dari 5,2 menjadi 8,8 cm; penambahan pupuk organik 6 kg pada minggu ke-8 diikuti kenaikan genangan 0,8 cm. Kapasitas bruto nominal 125 kg dan muatan bersih teoritis 116,3–119,1 kg tidak konsisten dengan beban operasi. Ketidaksesuaian tersebut belum dapat diatribusikan secara pasti karena volume pipa tertutup, gaya apung langsung pada media terendam, dan protokol penimbangan tidak terdokumentasi lengkap. Pertumbuhan vegetatif berlangsung hingga minggu ke-13, tetapi hasil gabah tidak tersedia. Biaya per musim tetap 2,79–6,43 kali biaya konvensional pada umur pakai dua hingga lima musim. Rakit ini merupakan prototipe menjanjikan, tetapi belum siap direkomendasikan tanpa pengukuran volume efektif, stabilitas, hasil panen, dan biaya siklus hidup.
Copyrights © 2026