Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan pendapatan ushatani cabai merah keriting antara petani pengguna dan nonpengguna pupuk organik cair PT Dieng Agro Vanjava serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi pendapatan ushatani. Penelitian dilakukan di Desa Canggal, Kecamatan Kledung, Kabupaten Temanggung menggunakan metode survei dengen pendekatan kuantitatif. Lokasi dipilih secara purposive dengan sampel sebanyak 100 petani yang terdiri atas 50 pengguna dan 50 nonpengguna pupuk organik cair PT Dieng Agro Vanjava. Analisis data menggunakan Independent Sample t-test dan regresi linier berganda. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan pendapatan usahatani yang signifikan antara petani pengguna dan nonpengguna pupuk organik cair (p < 0,001). Rata-rata pendapatan petani pengguna sebesar Rp133.578.602 per musim tanam, lebih tinggi dibandingkan petani nonpengguna sebesar Rp109.855.630 per musim tanam. Hasil regresi menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair PT Dieng Agro Vanjava (p < 0,001), produksi (p < 0,001), dan harga jual (p < 0,001) berpengaruh positif dan signifikan terhadap pendapatan usahatani. Sebaliknya, luas lahan berpengaruh negatif dan signifikan (p<0,001), sedangkan biaya tenaga kerja tidak berpengaruh signifikan (p = 0,175). Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik cair PT Dieng Agro Vanjava berpotensi meningkatkan pendapatan usahatani cabai merah keriting.
Copyrights © 2026