Program Gerakan Pangan Murah (GPM) merupakan salah satu bentuk upaya pemerintah untuk menjaga stabilitas harga serta meningkatkan keterjangkauan pangan bagi masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis persepsi masyarakat mengenai pelaksanaan Program GPM di Kota Semarang. Penelitian menggunakan metode kuantitatif deskriptif dengan teknik accidental sampling terhadap 97 responden peserta GPM di Kota Semarang. Data penelitian diperoleh melalui penyebaran kuesioner dan wawancara, kemudian dianalisis menggunakan analisis persentase serta nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian menunjukkan bahwa masyarakat memberikan persepsi yang sangat positif terhadap pelaksanaan Program GPM. Variabel kualitas pangan memperoleh nilai rata-rata tertinggi, yaitu 4,81, diikuti aksesibilitas program sebesar 4,68, informasi program sebesar 4,56, serta harga pangan dan ketersediaan komoditas masing-masing sebesar 4,43. Hasil tersebut menunjukkan bahwa Program GPM dinilai mampu menyediakan pangan yang berkualitas, terjangkau, mudah diakses, serta didukung oleh ketersediaan komoditas dan informasi program yang baik. Temuan dalam penelitian ini diharapkan dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah untuk mengevaluasi dan meningkatkan pelaksanaan Program GPM.
Copyrights © 2026