Jurnal Kesehatan Tambusai
Vol. 7 No. 3 (2026): SEPTEMBER 2026

EFEK IMUNOMODULATOR EKSTRAK BUAH NIPAH ASLI CILACAP TERHADAP EKSPRESI IMUNOGLOBULIN PEROKOK AKTIF STUDI IN VIVO

Fitri Galih Ramadhani (Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Farmasi, Sains Dan Teknologi, Universitas Al-Irsyad Cilacap)
Sabilla Alevia Insania Rizky (Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Farmasi, Sains Dan Teknologi, Universitas Al-Irsyad Cilacap)
Muhammad Khoirulhuda (Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Farmasi, Sains Dan Teknologi, Universitas Al-Irsyad Cilacap)
Mazaya Adwira Nayla (Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Farmasi, Sains Dan Teknologi, Universitas Al-Irsyad Cilacap)
Imam Agus Faizal (Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Farmasi, Sains Dan Teknologi, Universitas Al-Irsyad Cilacap)
Meka Faizal Farabi (Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Farmasi, Sains Dan Teknologi, Universitas Al-Irsyad Cilacap)
Yusuf Eko Nugroho (Program Studi Sarjana Terapan Teknologi Laboratorium Medis, Fakultas Farmasi, Sains Dan Teknologi, Universitas Al-Irsyad Cilacap)



Article Info

Publish Date
19 Sep 2026

Abstract

Paparan asap rokok merupakan salah satu faktor yang dapat meningkatkan pembentukan Reactive Oxygen Species (ROS) sehingga memicu stres oksidatif dan berpotensi mengganggu sistem imun, termasuk produksi imunoglobulin. Buah nipah (Nypa fruticans) diketahui mengandung senyawa bioaktif seperti flavonoid, fenol, saponin, dan tanin yang memiliki aktivitas antioksidan dan imunomodulator. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efek ekstrak buah nipah terhadap kadar IgG, IgM, dan IgA pada tikus putih jantan yang dipaparkan asap rokok. Penelitian ini menggunakan rancangan eksperimen post-test only control group design dengan lima kelompok perlakuan, yaitu kontrol negatif, kontrol positif, serta kelompok yang diberikan ekstrak buah nipah dosis 100, 300, dan 600 mg/kgBB. Paparan asap rokok dilakukan selama 14 hari, kemudian kadar imunoglobulin diukur menggunakan metode ELISA. Data dianalisis menggunakan uji Kruskal–Wallis. Hasil penelitian menunjukkan adanya kecenderungan peningkatan kadar IgG, IgM, dan IgA pada kelompok yang diberikan ekstrak buah nipah, terutama pada dosis 600 mg/kgBB. Namun, hasil analisis statistik menunjukkan bahwa tidak terdapat perbedaan yang signifikan antar kelompok (p>0,05). Peningkatan kadar imunoglobulin diduga dipengaruhi oleh aktivitas antioksidan dan imunomodulator dari senyawa flavonoid, fenol, saponin, dan tanin yang mampu menekan stres oksidatif dan mendukung fungsi limfosit. Disimpulkan bahwa ekstrak buah nipah berpotensi meningkatkan respons imun humoral pada tikus yang dipaparkan asap rokok, namun belum memberikan pengaruh yang signifikan secara statistik terhadap kadar imunoglobulin IgG, IgM, dan IgA

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jkt

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

JURNAL KESEHATAN TAMBUSAI Adalah jurnal yang mempublikasikan hasil penelitian kesehatan yang terintegrasi dengan bidang kesehatan Jurnal ini berguna bagi tenaga kesehatan di dinas kesehatan, puskesmas, rumah sakit, mahasiswa kesehatan, tenaga pengajar bidang kesehatan lainnya pada umumnya. Jurnal ...