Pertumbuhan penduduk yang pesat di Kota Malang, khususnya wilayah Simpang Candi Panggung, dapat meningkatkan permasalahan sanitasi dan kualitas air bersih serta risiko kontaminasi mikrobiologis. Air bak kamar mandi yang digunakan untuk aktivitas sehari-hari perlu diperhatikan kualitas mikrobiologisnya untuk mencegah risiko kesehatan. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi keberadaan bakteri koliform pada air bak kamar mandi di wilayah Simpang Candi Panggung, Kota Malang. Penelitian ini merupakan penelitian observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari 9 sampel air bak kamar mandi yang berasal dari beberapa lokasi di wilayah Simpang Candi Panggung. Pemeriksaan dilakukan menggunakan metode Most Probable Number (MPN) melalui uji pendugaan (presumptive test), uji penegasan (confirmative test), dan uji pelengkap (completed test). Hasil uji pendugaan menunjukkan bahwa empat dari sembilan sampel (44,4%) menunjukkan hasil positif yang ditandai dengan terbentuknya gas pada media Lactose Broth. Namun, pada uji penegasan menggunakan media Brilliant Green Lactose Bile Broth (BGLB), seluruh sampel tidak menunjukkan pembentukan gas. Hasil tersebut menunjukkan bahwa hasil positif pada uji pendugaan tidak terkonfirmasi sebagai bakteri koliform pada uji penegasan. Berdasarkan hasil pemeriksaan, tidak ditemukan bakteri koliform pada sampel air bak kamar mandi yang diperiksa. Dengan demikian, berdasarkan parameter mikrobiologi yang diuji, air tidak menunjukkan kontaminasi koliform dan dapat digunakan untuk keperluan higiene dan sanitasi non-konsumsi. Pemantauan kualitas air secara berkala tetap diperlukan untuk menjaga kebersihan dan mencegah pencemaran.
Copyrights © 2026