Meme sebagai bentuk komunikasi non-verbal virtual terhadap kesulitan di tempat kerja pada Generasi Z, dengan perasaan murung dan kondisi kacau sebagai variabel yang memengaruhi kesulitan di tempat kerja serta stabilitas emosi sebagai variabel moderasi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross sectional. Data dikumpulkan melalui kuesioner pada gen Z menggunakan media sosial, serta pernah mengonsumsi, membagikan, atau berinteraksi dengan meme. Sampel penelitian berjumlah 206 responden yang dipilih menggunakan purposive sampling. Data dianalisis menggunakan Structural Equation Modeling (SEM) dengan bantuan AMOS dan analisis moderasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari enam hipotesis yang diajukan, terdapat dua hipotesis yang terdukung dan empat hipotesis tidak terdukung. Stabilitas emosi terbukti memoderasi hubungan antara dampak meme dan kesulitan di tempat kerja. Temuan ini menunjukkan bahwa kondisi psikologis, khususnya perasaan murung dan kondisi kacau, memiliki peran yang lebih penting dalam menjelaskan kesulitan di tempat kerja dibandingkan dampak meme secara langsung.
Copyrights © 2026