Sawi hijau (Brassica juncea (L.) Czern.) merupakan komoditas hortikultura yang rentan terhadap serangan organisme pengganggu tanaman (OPT), sehingga diperlukan identifikasi hama dan penyakit sebagai dasar penerapan pengendalian yang efektif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi jenis hama dan penyakit utama serta menganalisis tingkat serangannya pada pertanaman sawi hijau di Ciawi, Bogor. Penelitian dilaksanakan pada Juni 2026 menggunakan metode survei lapangan dengan observasi langsung dan pengambilan sampel secara diagonal pada 20 tanaman di setiap lokasi. Variabel yang diamati meliputi jenis OPT, gejala serangan, persentase tanaman terserang, populasi hama, dan intensitas serangan yang dianalisis menggunakan metode skoring. Hasil penelitian menunjukkan empat hama utama, yaitu Thrips spp., Plutella xylostella, Achatina fulica, dan Phyllotreta cruciferae. Thrips spp. dan P. cruciferae memiliki persentase serangan tertinggi (100%), sedangkan Thrips spp. menunjukkan intensitas serangan tertinggi (46,2%). Penyakit yang ditemukan adalah bercak daun dan busuk lunak, dengan bercak daun memiliki persentase serangan 75% dan intensitas 35,2%. Kondisi lingkungan Ciawi yang lembap diduga mendukung perkembangan OPT. Oleh karena itu, penerapan Pengendalian Hama Terpadu (PHT) melalui pemantauan rutin, sanitasi lahan, pemanfaatan musuh alami, dan penggunaan pestisida secara bijaksana diperlukan untuk menekan serangan OPT dan menjaga produktivitas sawi hijau.
Copyrights © 2026