Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) merupakan produk yang dikonsumsi secara langsung sehingga mutu mikrobiologi perlu dikendalikan untuk menjamin keamanan produk. Pengawasan mikrobiologi dilakukan terhadap produk akhir untuk memastikan bahwa produk memenuhi persyaratan mutu yang telah ditetapkan. Kegiatan ini bertujuan untuk mempelajari dan memahami penerapan pengawasan mutu mikrobiologi pada produk akhir AMDK di PT XYZ. Pengamatan dilakukan pada produk galon 19 L dan botol 1.500 mL dari tiga batch produksi. Pengujian meliputi Heterotrophic Plate Count (HPC), Coliform, Escherichia coli, Pseudomonas aeruginosa, serta kapang dan khamir dengan pengambilan sampel secara aseptis dan metode filtrasi membran menggunakan membran berukuran pori 0,45 µm. Hasil pengujian menunjukkan bahwa sebagian besar parameter mikrobiologi tidak menunjukkan adanya pertumbuhan mikroorganisme. Coliform, E. coli, P. aeruginosa, serta kapang dan khamir menunjukkan hasil 0 pada seluruh sampel galon 19 L dan botol 1.500 mL. Nilai HPC pada produk botol 1.500 mL juga menunjukkan hasil 0, sedangkan pada beberapa sampel galon 19 L setelah penyimpanan 48 jam ditemukan pertumbuhan HPC dalam jumlah rendah yang masih berada dalam batas standar yang diterapkan perusahaan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa mutu mikrobiologi produk akhir dari ketiga batch yang diamati memenuhi persyaratan yang ditetapkan. Keterbatasan pengamatan adalah jumlah batch dan periode pengujian yang terbatas sehingga belum menggambarkan kondisi mutu mikrobiologi dalam periode produksi yang lebih panjang. Pengawasan mutu mikrobiologi melalui pengujian produk akhir dapat digunakan sebagai bagian dari pengendalian mutu untuk memastikan produk memenuhi persyaratan sebelum didistribusikan.
Copyrights © 2026