Kegiatan pengabdian ini bertujuan memperkuat kapasitas produksi dan pengelolaan konten YouTube komunitas Kampung Andara, Depok, sebagai landasan pengembangan ekonomi kreator. Pendekatan Participatory Action Research (PAR) diterapkan melalui pemetaan kebutuhan, pelatihan, pendampingan, dan refleksi. Evaluasi deskriptif berdasarkan dokumentasi dan catatan pendampingan menunjukkan adanya praktik produksi konten, pemanfaatan budaya Betawi, serta penyediaan materi pembelajaran digital. Namun, hanya dua hingga tiga dari delapan peserta tercatat produktif. Kendala mencakup keterbatasan perangkat, internet, penguasaan aplikasi, pemahaman kebijakan platform, dan konsistensi produksi. Meskipun program ini berhasil meletakkan fondasi produksi konten berbasis komunitas, peningkatan pendapatan secara finansial belum terverifikasi secara terukur. Oleh karena itu, direkomendasikan model pendampingan berkelanjutan yang berfokus pada strategi monetisasi dan keberlanjutan produksi.
Copyrights © 2026