Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya (NAPZA) pada remaja merupakan persoalan yang tidak hanya berdampak pada kesehatan, tetapi juga berkaitan dengan perkembangan psikologis, relasi keluarga, dan pembentukan identitas. Penelitian ini bertujuan untuk memahami secara mendalam pengalaman psikologis remaja dalam proses pemulihan dari penyalahgunaan NAPZA serta mengidentifikasi pola pengalaman antarnarasumber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologi interpretatif. Empat narasumber dipilih berdasarkan kriteria usia remaja, memiliki riwayat penggunaan NAPZA minimal satu tahun, serta menunjukkan komitmen untuk pulih. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi non-partisipatif, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan analisis fenomenologis interpretatif. Hasil penelitian menghasilkan 158 unit makna, 15 kategori awal, dan enam tema utama, yaitu tumbuh tanpa rasa aman dalam keluarga; NAPZA sebagai ruang pelarian emosional; ketenangan yang menggerus fungsi kehidupan; titik balik menuju kesadaran dan pemulihan; bertahan dalam pemulihan bersama dukungan yang bermakna; serta rekonstruksi diri dan pemaknaan baru. Temuan menunjukkan bahwa proses pemulihan berlangsung sebagai perjalanan psikologis yang saling berkaitan dari kerentanan menuju pemaknaan diri yang baru.
Copyrights © 2026