Diabetes Melitus merupakan penyakit tidak menular yang membutuhkan penanganan berkelanjutan melalui Program Penyakit Tidak Menular (PTM). Mutu layanan BPJS Kesehatan menjadi penentu keberhasilan pengendalian penyakit sekaligus kepuasan pasien, sementara dilapangan masih ditemukan keluhan terkait waktu tunggu dan kendala administrasi pelayanan. Penelitian ini bertujuan mengetahui gambaran mutu layanan BPJS Kesehatan bagi pasien Diabetes Melitus dalam Program PTM di Puskesmas Pilohayanga ditinjau dari aspek input, proses, dan outcome. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan studi kasus, dilaksanakan di Puskesmas Pilohayanga, Kecamatan Telaga, Kabupaten Gorontalo, pada bulan Juli 2026. Informan berjumlah tujuh orang, terdiri atas kepala puskesmas, dokter, perawat, penanggung jawab Program PTM, petugas BPJS/administrasi, serta pasien Diabetes Melitus dan pasien Program PTM, yang ditetapkan melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi langsung terhadap proses pelayanan, dan dokumentasi kegiatan, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman (reduksi data, penyajian data, penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan mutu layanan tergolong cukup baik, didukung ketersediaan tenaga kesehatan, sarana-prasarana, obat-obatan, pemeriksaan rutin, edukasi kesehatan, dan pemantauan pasien, meskipun masih dijumpai kendala gangguan jaringan internet dan keterbatasan komunikasi dengan sebagian pasien. Dapat disimpulkan bahwa layanan BPJS Kesehatan melalui Program PTM di Puskesmas Pilohayanga telah cukup mendukung pengendalian Diabetes Melitus dan meningkatkan kepuasan pasien.
Copyrights © 2026