Perkembangan teknologi digital dalam pendidikan vokasi menuntut inovasi media pembelajaran yang interaktif, kontekstual, dan sesuai kebutuhan peserta didik. Pada mata pelajaran Dasar-Dasar Otomotif, khususnya materi sistem pengapian, peserta didik mengalami kesulitan karena materi bersifat abstrak, terbukti 13 dari 23 siswa kelas X SMK Muhammadiyah 1 Kota Malang belum mencapai KKM, serta keterbatasan fasilitas membuat pembelajaran cenderung ceramah. Penelitian ini bertujuan mengembangkan media pembelajaran berbasis Virtual Reality terpadu storytelling, mengetahui kelayakannya, dan mengukur peningkatan motivasi belajar. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) model ADDIE dengan subjek 23 siswa, menggunakan instrumen validasi ahli media dan materi serta angket motivasi ARCS, dan dianalisis dengan deskriptif persentase, uji Wilcoxon, dan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan media berupa gambar 360°, hotspot interaktif, visual, dan audio narasi dinyatakan sangat layak (ahli media 87,50% dan ahli materi 87,00%), serta mampu meningkatkan motivasi belajar pada seluruh aspek ARCS (Attention 58,15%→87,77%; Relevance 59,78%→86,68%; Confidence 59,78%→88,86%; Satisfaction 58,96%→86,41%), dengan hasil uji Wilcoxon signifikan (p < 0,05) dan N-Gain kategori sedang, sehingga media dinyatakan layak dan efektif meningkatkan motivasi belajar peserta didik.
Copyrights © 2026