ABSTRACT Technological developments have changed the play patterns of elementary school students, resulting in fewer play activities that involve planning, decision-making, and strategy evaluation. This condition indicates the need for alternative learning activities that provide students with direct experiences in applying strategic thinking abilities. This study aimed to analyze the improvement of fourth-grade students’ strategic thinking abilities at SDN Sudajayahilir after participating in learning activities using the traditional Gobak Sodor game. This study employed a quantitative approach using a pre-experimental method with a One-Group Pretest–Posttest Design. The sample consisted of 22 students selected through saturated sampling. Data were collected using a strategic thinking ability test and an observation sheet, and were analyzed using descriptive statistics, the Shapiro–Wilk normality test, and a Paired Sample t-test with the assistance of IBM SPSS Statistics. The results showed an increase in the mean score from 64.82 on the pretest to 77.65 on the posttest, with a difference of 12.83 points. The Paired Sample t-test indicated a significant difference (t = -8.093; p < 0.001), with a Cohen’s d value of 1.726, indicating a large effect size. These findings suggest that the traditional Gobak Sodor game has potential as an active and contextual learning alternative for developing students’ strategic thinking abilities while supporting the integration of traditional games into elementary school learning. ABSTRAK Perkembangan teknologi telah mengubah pola bermain peserta didik sekolah dasar sehingga aktivitas bermain yang melibatkan proses perencanaan, pengambilan keputusan, dan evaluasi strategi semakin berkurang. Kondisi tersebut menunjukkan perlunya alternatif pembelajaran yang dapat memberikan pengalaman langsung dalam menggunakan kemampuan berpikir strategis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan strategic thinking peserta didik kelas IV SDN Sudajayahilir setelah mengikuti pembelajaran menggunakan permainan tradisional Gobak Sodor. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design melalui desain One-Group Pretest–Posttest Design. Sampel penelitian berjumlah 22 peserta didik yang dipilih menggunakan teknik sampling jenuh. Data dikumpulkan melalui tes kemampuan strategic thinking dan lembar observasi, kemudian dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro–Wilk, dan Paired Sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan nilai rata-rata dari 64,82 pada pretest menjadi 77,65 pada posttest, dengan selisih 12,83 poin. Hasil Paired Sample t-test menunjukkan perbedaan yang signifikan (t = -8,093; p < 0,001), dengan nilai Cohen’s d sebesar 1,726 yang menunjukkan ukuran efek besar. Temuan ini menunjukkan bahwa permainan tradisional Gobak Sodor berpotensi dimanfaatkan sebagai alternatif pembelajaran yang aktif dan kontekstual untuk melatih kemampuan strategic thinking sekaligus mendukung pemanfaatan permainan tradisional sebagai bagian dari pembelajaran di sekolah dasar.
Copyrights © 2026