Inflamasi merupakan respons tubuh terhadap cedera atau rangsangan yang ditandai salah satunya dengan terbentuknya edema. Rimpang bangle (Zingiber montanum) mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi memberikan aktivitas antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antiinflamasi salep ekstrak rimpang bangle pada berbagai konsentrasi terhadap edema yang diinduksi karagenan pada kelinci jantan. Penelitian ini menggunakan metode eksperimental dengan enam kelompok perlakuan, yaitu kontrol basis, kontrol karagenan, kontrol positif hidrokortison, serta salep ekstrak rimpang bangle konsentrasi 1%, 2%, dan 3%. Edema pada punggung kelinci diukur selama 6 jam menggunakan jangka sorong digital, kemudian dihitung persentase edema dan inhibisi edema. Data dianalisis menggunakan Repeated Measures ANOVA dan dilanjutkan dengan uji Bonferroni. Hasil penelitian menunjukkan bahwa salep ekstrak rimpang bangle memiliki aktivitas antiinflamasi yang ditandai dengan penurunan edema. Formula konsentrasi 3% memberikan aktivitas terbaik dengan persentase edema sebesar 5,13 ± 6,28% dan persentase inhibisi edema sebesar 95,83% pada jam ke-6. Analisis menunjukkan adanya pengaruh signifikan kelompok, waktu, serta interaksi keduanya terhadap penurunan edema (p < 0,05). Uji Bonferroni menunjukkan bahwa formula 3% tidak berbeda signifikan dengan kontrol positif hidrokortison.
Copyrights © 2026