Warta Ardhia: Jurnal Transportasi
Vol. 38 No. 4 (2012)

Pengaruh Nilai California Bearing Ratio (CBR) Area Cimalaya-Kerawang Terhadap Perencanaan Fasilitas Landas Pacu Bandar Udara Karawang

Ataline Muliasari (Pusat Penelitian dan Pengembangan Transprtasi Udara)



Article Info

Publish Date
31 Dec 2012

Abstract

Karawang, located in Jakarta Capital Region area, has a good prospect in building a new airport. Beside the availability of land, Karawang regency is also a well-developed industrial area. In accordance, it is possible to build a multi-functional airport such as aerospace park in this area. Aerospace park is a compact industrial area provided as a centre for aircraft maintenace and has been owned by several neighbouring countries such as Malaysia and Singapore. One of the parts of environmental technic appropriateness is the soil condition in the new airport area. From several areas in Karawang regency, Cimalaya is good enough for building airport airside facility because it is located near shore. From the calculation, the new airport in Karawang will be able to provide landing for a Boeing 747-200 if it is planned to have the Pavement Classification Number of (PCN) 80 F/C/X/T. Thus, aircrafts that can perform landing in the airport must have the Maximum Take Off Weight (MTOW) of 394.744 kg. Karawang yang terdapat di area Jakarta Capital Reagon memiliki prospek yang cukup baik untuk pembangunan bandar udara baru. Selain ketersediaan lahan yang masih cukup luas, kabupaten Karawang juga merupakan area industri yang cukup maju. Oleh sebab itu, pada area ini sangat memungkinkan dibangun bandar udara yang multi fungsi seperti aerospace park yang merupakan kawasan industri terpadu sebagai pusat kegiatan perawatan pesawat terbang dan telah dimiliki oleh beberapa negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura. Salah satu dari bagian dari kelayakan teknis lingkungan adalah kondisi tanah lokasi pembangunan bandar udara. Dari beberapa area di wilayah kabupaten Karawang, area Cimalaya cukup baik untuk pembangunan fasilitas airside bandar udara, karena berada di sekitar pantai. Dari hasil perhitungan, bila direncanakan bandar udara baru di Karawang dapat didarati pesawat dengan tipe Boeing 747 seri 200, maka dapat direncanakan landas pacu memiliki pavement classification number (PCN) 80 F/C/X/T. Oleh sebab itu, maka pesawat yang dapat mendarat di bandar udara tersebut memiliki nilai maksimum take of weight (MTOW) seberat 394.744 kg. Histori

Copyrights © 2012






Journal Info

Abbrev

wartaardhia

Publisher

Subject

Engineering Transportation

Description

Jurnal Warta Ardhia adalah jurnal yang mewadahi publikasi ilmiah peer-reviewed serta sumber informasi yang kredibel dari hasil penelitian, ide, dan gagasan dengan cakupan nasional dan global. Publikasi tersebut ditujukan untuk memperluas pemanfaatan pengetahuan serta memperkuat kemampuan stakeholder ...