Karakter kedisiplinan siswa merupakan aspek penting dalam pembentukan kepribadian dan keberhasilan pendidikan. Namun, masih ditemukan perilaku kurang disiplin pada siswa, seperti tidak mematuhi aturan sekolah, kurang bertanggung jawab terhadap tugas, dan rendahnya kemampuan mengatur waktu. Kondisi ini menunjukkan bahwa pembentukan karakter disiplin tidak hanya dipengaruhi oleh lingkungan sekolah, tetapi juga oleh pola asuh orang tua dalam keluarga. Penelitian ini bertujuan menganalisis peran pola asuh orang tua dalam membantu pembentukan karakter kedisiplinan siswa. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode library research melalui kajian jurnal, buku, dan dokumen akademik yang relevan. Analisis data dilakukan secara deskriptif-interpretatif melalui reduksi data, klasifikasi, interpretasi, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh demokratis (authoritative parenting) merupakan bentuk pengasuhan yang paling efektif karena mampu menyeimbangkan kontrol, perhatian, komunikasi, dan kasih sayang. Pembentukan karakter disiplin berlangsung melalui pembiasaan, pengawasan, komunikasi, dan keteladanan yang dilakukan secara konsisten oleh orang tua.
Copyrights © 2026