At-Tibyan: Journal of Qur’an and Hadis Studies
Vol 2 No 1 (2019): AT-TIBYAN: Journal of Qur’an and Hadis Studies

Argumen Metode Tafsir Mawdu’i: (Geneologi, Signifikansi, dan Sistematika Penafsiran)

Ahmad Taufik (UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi)



Article Info

Publish Date
14 May 2020

Abstract

Penelitian ini menegaskan bahwa tafsīr mawḍū’i dapat menjadi metode alternatif di tengah keterbatasan metode tafsir tahlili, ijtimali, dan muqaran yang cenderung parsial dan atomis. Sebab, tafsīr mawḍū’i mampu mengidentifikasi ayat-ayat dalam topik yang sama dan dapat mengurai permasalahan secara lebih jelas dan spesifik. Metode seperti itu sangat dibutuhkan, mengingat persoalan sosial-keagamaan yang semakin kompleks dan perlu diselesaikan sesegera mungkin. Penggunaan metode tafsir tematik memiliki argumentasi yang kuat. Sebab, elemen utama tafsir ini disinyalir telah ada sejak Nabi Muhammad SAW masih hidup dan berlanjut sampai masa Salaf Saleh. Bahkan, dalam kitab tafsir mu’tabar yang ditulis Ibnu Katsir dan Thabari telah ditemukan beberapa unsur penafsiran tematik. Kendati demikian, sistematika tafsir tematik mulai berkembang pada abad XIV dan terus digunakan hingga saat ini. Dalam tulisan ini, penulis akan mengurai geneologi, signifikansi, dan sistematika tafsir tematik, sebagaimana yang telah diformulasikan oleh para sarjana klasik dan kontemporer.

Copyrights © 2019






Journal Info

Abbrev

ATB

Publisher

Subject

Description

The journal has a particular focus on Qur’anic and Hadith sciences, exegesis and commentary, as well as the intellectual traditions of interpretation throughout history. It also accommodates research on the living practices of the Qur’an and Hadith within Muslim communities, alongside ...