Gangguan cadel sebagai salah satu bentuk ketidaktepatan artikulasi dapat memengaruhi performansi berbahasa. Dalam ranah pembelajaran, kondisi ini tidak hanya berdampak pada pelafalan fonem tertentu, tetapi juga dapat berimbas pada ketepatan kosakata yang mereka gunakan dalam komunikasi sehari-hari. Gejala tersebut tampak pada sejumlah siswa di SMP Negeri 10 Kota Serang yang memperlihatkan hambatan artikulasi pada fonem tertentu. Oleh karena itu, diperlukan kajian yang mampu menggambarkan performansi kosakata para siswa tersebut secara lebih menyeluruh. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan dan mengklasifikasikan bentuk kosakata, kategori kosakata, serta strategi komunikasi yang digunakan siswa dengan gangguan cadel di SMP Negeri 10 Kota Serang. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, data diperoleh melalui dua teknik pengumpulan data, yaitu wawancara dan teknik pancing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sepuluh siswa dengan gangguan cadel menghasilkan 77 data kosakata yang terbagi ke dalam dua objek kajian utama. Bentuk kosakata, kategori kosakata yang diproduksi siswa dengan gangguan cadel. Selain itu, penelitian ini menemukan adanya strategi komunikasi yang digunakan siswa dengan gangguan cadel. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan kajian psikolinguistik, khususnya terkait performansi kosakata dengan gangguan artikulasi. Temuan ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik dalam merancang strategi pembelajaran dan intervensi yang tepat untuk membantu peningkatan kemampuan berbahasa siswa dengan gangguan cadel
Copyrights © 2025