Jurnal Sosiologi USK: Media Pemikiran & Aplikasi
Vol. 20 No. 1 (2026)

Tourism Business Growth and the Limits of Local Labor Absorption: Evidence from Rahtawu Tourism Village, Kudus Regency, Indonesia

Muchammad Sugianto (Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Jangkung)
Isna Maylani (Sekolah Tinggi Agama Islam Syekh Jangkung)



Article Info

Publish Date
30 Jun 2026

Abstract

Tourism village development is often promoted as a rural economic strategy that can create local employment, diversify livelihoods, and strengthen community-based economic activities. However, the relationship between tourism business growth and labor absorption is not always automatic, particularly in emerging tourism villages where most enterprises remain small-scale, family-based, and informal. This study aims to analyze tourism business growth, local labor absorption, and village government policy in Rahtawu Tourism Village, Kudus Regency, Central Java, Indonesia. This research used a descriptive qualitative approach. Data were collected through observation, interviews, questionnaires, and documentation involving village government officials, BUMDes managers, tourism business owners, and tourism workers. The findings show that tourism businesses in Rahtawu have grown in culinary services, tourism area management, accommodation, local transportation, and recreation facilities. Nevertheless, the sector absorbed only approximately 94 workers, including 7 workers in BUMDes-managed tourism business, 62 workers in individually owned tourism businesses, and 25 workers in the local motorcycle taxi association. Compared with 1,453 unemployed residents in the village, tourism-related employment remains limited. The limited impact is caused by the dominance of micro and family-based businesses, fluctuating tourist visits, informal work arrangements, and the absence of specific village policies for tourism workforce development. This study concludes that tourism business growth alone is insufficient to generate significant employment unless supported by stronger institutional coordination, business upgrading, human resource development, and community-based tourism governance. Abstrak Pengembangan desa wisata sering dipromosikan sebagai strategi ekonomi pedesaan yang dapat menciptakan lapangan kerja lokal, mendiversifikasi mata pencaharian, dan memperkuat kegiatan ekonomi berbasis masyarakat. Namun, hubungan antara pertumbuhan bisnis pariwisata dan penyerapan tenaga kerja tidak selalu otomatis, terutama di desa pariwisata negara berkembang di mana sebagian besar perusahaan tetap berskala kecil, berbasis keluarga, dan informal. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertumbuhan bisnis pariwisata, penyerapan tenaga kerja lokal, dan kebijakan pemerintah desa di Desa Wisata Rahtawu, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, Indonesia. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, kuesioner, dan dokumentasi yang melibatkan aparat pemerintah desa, pengelola BUMDes, pemilik usaha pariwisata, dan tenaga pariwisata. Temuan tersebut menunjukkan bahwa bisnis pariwisata di Rahtawu telah berkembang di bidang jasa kuliner, pengelolaan kawasan pariwisata, akomodasi, transportasi lokal, dan fasilitas rekreasi. Namun demikian, sektor ini hanya menyerap sekitar 94 pekerja, termasuk 7 pekerja di bisnis pariwisata yang dikelola BUMDes, 62 pekerja di bisnis pariwisata milik individu, dan 25 pekerja di asosiasi ojek setempat. Dibandingkan dengan 1.453 penduduk pengangguran di desa, pekerjaan terkait pariwisata tetap terbatas. Dampak yang terbatas disebabkan oleh dominasi usaha mikro dan berbasis keluarga, kunjungan wisatawan yang berfluktuasi, pengaturan kerja informal, dan tidak adanya kebijakan desa khusus untuk pengembangan tenaga kerja pariwisata. Studi ini menyimpulkan bahwa pertumbuhan bisnis pariwisata saja tidak cukup untuk menghasilkan lapangan kerja yang signifikan kecuali didukung oleh koordinasi kelembagaan yang lebih kuat, peningkatan bisnis, pengembangan sumber daya manusia, dan tata kelola pariwisata berbasis masyarakat.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jsu

Publisher

Subject

Description

Jurnal Sosiologi USK: Media Pemikiran & Aplikasi (JSU) is an international, open-access, and double-blind peer-reviewed journal committed to fostering critical sociological inquiry and empirical research. The journal serves as an academic forum for researchers, academicians, and practitioners to ...