penanganan pedikulosis kapitis membuat penularannya sangat cepat. Ada banyak faktor yang berhubungan dengan kejadian pedikulosis kapitis. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui prevalensi dan hubungan faktor risiko (kepadatan hunian, status sosial ekonomi, pengetahuan dan perilaku) dengan kejadian pedikulosis kapitis pada santri di Pondok Pesantren Al-Fathaniyah Kota Serang Banten. Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Maret-April 2024 dengan menggunakan metode analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional. Subyek penelitian berjumlah 112 responden yang dipilih dengan menggunakan teknik simple random sampling sesuai dengan kriteria inklusi. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan kuesioner yang telah divalidasi dan pengambilan sampel kutu rambut secara langsung kemudian dilakukan pemeriksaan laboratorium. Analisis penelitian dilakukan dengan menggunakan uji chi-square dan uji eksak Fisher. Terdapat 106 responden (94,64%) positif pedikulosis kapitis dan 6 responden (5,4%) negatif pedikulosis kapitis pada santri Pesantren Al-Fathaniyah Serang. Terdapat hubungan antara kepadatan hunian (p value= 0,05), pengetahuan (p value= 0,008), perilaku (p value= 0,005) dengan kejadian pedikulosis kapitis dan tidak terdapat hubungan yang bermakna secara statistik antara sosial ekonomi dengan kejadian pedikulosis kapitis. kejadian pedikulosis kapitis (p value= 0,66). Kesimpulannya, terdapat hubungan antara kepadatan hunian, pengetahuan, perilaku dengan kejadian pedikulosis kapitis dan tidak ada hubungan yang bermakna secara statistik antara sosial ekonomi dengan kejadian pedikulosis kapitis.
Copyrights © 2024