Persamaan diferensial parsial (PDP) merupakan salah satu instrumen penting dalam matematika terapan untuk memodelkan berbagai fenomena ilmiah, seperti difusi panas, aliran fluida, propagasi gelombang, hingga proses kuantum. Karena kerumitan kondisi awal, batas, dan sifat nonlinier, sebagian besar PDP sulit diselesaikan secara analitik sehingga diperlukan pendekatan numerik untuk memperoleh solusi hampiran yang andal. Penelitian ini membahas penerapan metode numerik, khususnya beda hingga, elemen hingga, dan volume hingga, dalam menyelesaikan PDP melalui studi simulasi pada kasus difusi panas satu dimensi dan propagasi gelombang dua dimensi. Hasil menunjukkan bahwa pemilihan skema numerik, ukuran grid, serta langkah waktu sangat memengaruhi stabilitas dan akurasi perhitungan, di mana skema eksplisit lebih cepat namun rentan tidak stabil, sedangkan skema implisit lebih stabil tetapi membutuhkan komputasi lebih besar. Analisis kesalahan juga membuktikan bahwa perbedaan hasil dapat ditekan hingga di bawah 5% dengan parameter yang tepat, sehingga analisis numerik terbukti mampu memberikan solusi efektif bagi persoalan fisis yang sulit dijangkau secara eksak.
Copyrights © 2025