Artikel ini membahas konsep desain furniture modern yang mengintegrasikan elemen tradisi. Pendekatan hybrid ini menggabungkan estetika kontemporer dengan nilai budaya lokal melalui seleksi bentuk, motif, dan material khas. Tujuan utamanya adalah menciptakan furniture yang fungsional, estetis, dan bermakna secara kultural. Strategi desain meliputi adaptasi elemen tradisional, penggunaan material lokal, dan penekanan pada keseimbangan fungsi serta identitas budaya. Pendekatan ini menghadirkan manfaat berupa pelestarian budaya, nilai emosional bagi pengguna, serta fleksibilitas produksi, meski menghadapi tantangan terkait autentisitas, biaya, dan pemahaman budaya. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi tradisi dan modernitas mampu menghasilkan furniture yang relevan secara estetika dan bermakna secara budaya.
Copyrights © 2026