Jurnal Seni dan Desain Kreatif (JSDK)
Jurnal Seni dan Desain Kreatif (JSDK) merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, serta karya ilmiah berbasis praktik di bidang seni dan desain kreatif. Jurnal ini diterbitkan oleh CV. Pustaka Bangsa Indonesia dan telah terdaftar dengan Nomor ISSN : 3124-6117 (Online). JSDK pertama kali terbit pada bulan Januari dan diterbitkan secara berkala sebanyak empat kali dalam satu tahun, yaitu pada bulan Januari, April, Juli, dan Oktober. Setiap manuskrip yang dikirimkan akan melalui proses peer-review untuk menjamin kualitas dan integritas ilmiah artikel yang diterbitkan. Jurnal Seni dan Desain Kreatif (JSDK) merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan hasil penelitian, kajian konseptual, serta karya ilmiah berbasis praktik di bidang seni dan desain kreatif. Kehadiran jurnal ini bertujuan menjadi media diseminasi pengetahuan bagi akademisi, peneliti, seniman, desainer, dan praktisi industri kreatif dalam mengembangkan teori, metode, serta praktik seni dan desain yang inovatif, kontekstual, dan berkelanjutan. JSDK mencakup bidangseni rupa, desain komunikasi visual, desain produk, desain interior, seni pertunjukan, fotografi, film dan media visual, animasi, ilustrasi, kriya, serta kajian budaya visual dan industri kreatif. Jurnal ini menekankan pendekatan penelitian interdisipliner, eksploratif, dan reflektif, termasuk practice-based research dan practice-led research yang relevan dengan perkembangan seni, teknologi, dan masyarakat.
Articles
19 Documents
Eksplorasi Desain Grafis Digital dalam Industri Kreatif Modern
Sari Marlina
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Desain grafis digital merupakan salah satu bidang utama dalam industri kreatif modern yang berkembang pesat seiring dengan kemajuan teknologi informasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran desain grafis digital dalam mendorong pertumbuhan industri kreatif, baik dari aspek inovasi, tren visual, hingga kontribusinya terhadap ekonomi kreatif. Metode penelitian yang digunakan adalah studi pustaka dengan meninjau literatur ilmiah, artikel jurnal, serta laporan industri terkait desain grafis digital. Hasil penelitian menunjukkan bahwa desain grafis digital tidak hanya berfungsi sebagai media komunikasi visual, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam branding, pemasaran, dan penguatan identitas produk maupun organisasi. Selain itu, kemunculan teknologi baru seperti artificial intelligence (AI), augmented reality (AR), dan virtual reality (VR) semakin memperkaya ruang lingkup praktik desain grafis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa eksplorasi desain grafis digital berperan penting dalam memperkuat daya saing industri kreatif modern serta membuka peluang kolaborasi lintas disiplin seni dan teknologi.
Estetika Lingkungan dalam Seni Instalasi Kontemporer
Miftah Alfidyah
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas peran estetika lingkungan dalam seni instalasi kontemporer dengan menekankan bagaimana seniman menggunakan medium, ruang, dan material untuk menyampaikan pesan ekologis. Seni instalasi tidak hanya berfungsi sebagai representasi visual, tetapi juga sebagai sarana komunikasi kritis yang mampu menyadarkan publik akan isu lingkungan global seperti perubahan iklim, limbah, dan eksploitasi sumber daya alam. Melalui studi pustaka dan analisis karya seni dari berbagai seniman internasional maupun Indonesia, artikel ini menemukan bahwa estetika lingkungan dalam seni instalasi cenderung menghadirkan pengalaman multisensorik yang menggabungkan aspek visual, ruang, dan partisipasi penonton. Dengan demikian, seni instalasi kontemporer berfungsi tidak hanya sebagai karya estetis, tetapi juga sebagai medium aktivisme budaya yang relevan dengan tantangan ekologi masa kini.
Potografi Kontemporer Sebagai Media Kritik Sosial dan Budaya
Anala Agusnur
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Fotografi kontemporer bukan sekadar medium dokumentasi visual, melainkan telah berkembang menjadi ruang ekspresi kritis yang mampu menyuarakan isu sosial dan budaya di era modern. Artikel ini membahas bagaimana praktik fotografi kontemporer digunakan sebagai alat kritik terhadap fenomena sosial, politik, budaya populer, dan identitas masyarakat. Melalui kajian pustaka dan analisis karya fotografer internasional maupun Indonesia, penelitian ini menemukan bahwa fotografi kontemporer mengusung tiga dimensi utama: (1) dokumentasi kritis yang merekam realitas sosial, (2) konstruksi visual yang menyajikan interpretasi baru terhadap isu budaya, serta (3) intervensi artistik yang menantang hegemoni visual arus utama. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fotografi mampu melampaui fungsi estetika dengan menjadi medium refleksi kolektif, pembentukan kesadaran kritis, dan sarana perlawanan simbolik terhadap ketidakadilan sosial. Artikel ini menegaskan bahwa fotografi kontemporer, melalui kekuatan representasi visualnya, memiliki peran strategis dalam membangun ruang dialog antara seni, masyarakat, dan budaya.
Seni Digital dan Media Baru: Transformasi Kreativitas di Era Teknologi
Pelia Elza
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Seni digital dan media baru merupakan fenomena penting dalam perkembangan seni kontemporer. Artikel ini membahas transformasi kreativitas di era teknologi melalui kajian pustaka terhadap berbagai penelitian terkait seni digital, realitas virtual (VR), realitas tertambah (AR), kecerdasan buatan (AI), dan media interaktif. Analisis menunjukkan bahwa seni digital tidak sekadar inovasi teknis, tetapi juga paradigma baru yang mengubah cara seniman berkarya, audiens berinteraksi, dan masyarakat memahami seni. Media baru memungkinkan terciptanya pengalaman imersif, kolaboratif, serta lintas disiplin, yang memperluas makna estetika sekaligus fungsi sosial seni. Studi kasus dari Jurnal Seni dan Desain Kreatif menunjukkan bahwa seni digital di Indonesia berkembang melalui eksperimen multimedia, animasi, game art, dan digitalisasi motif tradisional. Dengan demikian, seni digital dan media baru terbukti memainkan peran strategis dalam menjembatani kreativitas, teknologi, dan kebutuhan budaya di era kontemporer.
Seni Rupa Kontemporer dan Ekspresi Identitas Budaya di Era Globalisasi
Asty Raisha Agma
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 1 (2025): Edisi Oktober
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Penelitian ini membahas seni rupa kontemporer sebagai medium ekspresi identitas budaya di era globalisasi. Perkembangan seni rupa kontemporer tidak hanya menunjukkan kebebasan eksplorasi bentuk dan medium, tetapi juga menjadi wadah dialog antara tradisi lokal dan pengaruh global. Melalui kajian pustaka dari jurnal seni dan desain kreatif, ditemukan bahwa seniman kontemporer Indonesia mengadaptasi simbol, motif, dan narasi budaya ke dalam karya mereka untuk mempertahankan identitas di tengah arus global. Fenomena ini menunjukkan adanya dialektika antara lokalitas dan globalisasi, di mana seni rupa kontemporer berperan sebagai ruang negosiasi identitas. Penelitian ini menegaskan bahwa seni rupa kontemporer bukan sekadar produk estetika, tetapi juga representasi sosial-budaya yang relevan dengan dinamika masyarakat modern.
Analisis Konseptual Desain Furniture Modern Berbasis Tradisi
Rizky Ananta Pratama
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas konsep desain furniture modern yang mengintegrasikan elemen tradisi. Pendekatan hybrid ini menggabungkan estetika kontemporer dengan nilai budaya lokal melalui seleksi bentuk, motif, dan material khas. Tujuan utamanya adalah menciptakan furniture yang fungsional, estetis, dan bermakna secara kultural. Strategi desain meliputi adaptasi elemen tradisional, penggunaan material lokal, dan penekanan pada keseimbangan fungsi serta identitas budaya. Pendekatan ini menghadirkan manfaat berupa pelestarian budaya, nilai emosional bagi pengguna, serta fleksibilitas produksi, meski menghadapi tantangan terkait autentisitas, biaya, dan pemahaman budaya. Artikel ini menyimpulkan bahwa integrasi tradisi dan modernitas mampu menghasilkan furniture yang relevan secara estetika dan bermakna secara budaya.
Desain Berkelanjutan dan Tren Eco-Friendly pada Produk Kreatif
Muhammad Alvino Ramadhan
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Artikel ini membahas konsep desain berkelanjutan dan tren eco‑friendly dalam produk kreatif, menekankan pentingnya mempertimbangkan dampak lingkungan, material, dan proses produksi sejak tahap perancangan hingga akhir siklus hidup produk. Pendekatan seperti Cradle-to-Cradle dan Design with Memory diterapkan untuk meminimalkan limbah, mendukung ekonomi sirkular, serta meningkatkan nilai estetika dan sosial produk. Selain itu, inovasi material ramah lingkungan, teknik produksi efisien, dan kesadaran konsumen menjadi faktor kunci keberhasilan desain berkelanjutan. Artikel ini menyoroti manfaat bagi produsen, desainer, dan konsumen sekaligus membahas tantangan implementasinya.
Eksplorasi Media Digital dalam Pameran dan Instalasi Seni
Nadira Maharani Putri
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan teknologi digital telah mengubah lanskap pameran dan instalasi seni, menghadirkan pengalaman imersif dan interaktif yang melampaui media tradisional. Artikel ini menelaah peran media digital dalam seni kontemporer, termasuk penggunaan augmented reality, realitas virtual, dan platform digital sebagai ruang pameran. Selain memperluas jangkauan audiens dan kolaborasi lintas disiplin, media digital juga menghadirkan tantangan terkait akses teknologi dan keseimbangan antara aspek teknis dan ekspresi artistik. Hasil telaah menunjukkan bahwa integrasi media digital bukan sekadar alat bantu, tetapi medium kreatif yang memungkinkan reinterpretasi budaya, estetika, dan partisipasi publik dalam seni.
Tipografi dan Branding dalam Komunikasi Visual
Fajar Aditya Nugraha
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Tipografi merupakan elemen kunci dalam komunikasi visual yang berperan dalam penyampaian identitas, karakter, dan nilai merek. Pemilihan jenis huruf, ukuran, dan pengaturan teks yang tepat memungkinkan merek untuk membangun citra yang konsisten, meningkatkan keterbacaan, dan menyampaikan pesan secara efektif. Artikel ini membahas hubungan antara tipografi dan branding, fungsi tipografi dalam membentuk identitas visual, hierarki informasi, serta tantangan dalam penerapannya. Hasil kajian menunjukkan bahwa tipografi bukan sekadar aspek estetika, melainkan instrumen strategis dalam memperkuat branding dan komunikasi visual yang efektif.
Tren Game Art dan Representasi Visual Budaya
Yoga Saputra Hidayat
Jurnal Seni dan Desain Kreatif Vol. 1 No. 2 (2026): Edisi: Januari-Maret
Publisher : Pustaka Bangsa Indonesia
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Perkembangan game art kini tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga berperan sebagai media representasi budaya. Artikel ini membahas tren visual dalam video game yang menampilkan identitas, nilai, dan praktik budaya lokal maupun global. Melalui contoh desain karakter, lingkungan permainan, dan elemen naratif, game dapat merepresentasikan budaya dengan cara yang interaktif dan edukatif. Namun, representasi budaya menghadapi tantangan seperti stereotip, bias, dan apropriasi budaya. Penulis menekankan pentingnya kesadaran desainer dalam menghadirkan representasi budaya yang sensitif, autentik, dan reflektif. Dengan demikian, game menjadi medium yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendukung apresiasi budaya dan pendidikan lintas komunitas.