Perkembangan game art kini tidak hanya berfokus pada hiburan, tetapi juga berperan sebagai media representasi budaya. Artikel ini membahas tren visual dalam video game yang menampilkan identitas, nilai, dan praktik budaya lokal maupun global. Melalui contoh desain karakter, lingkungan permainan, dan elemen naratif, game dapat merepresentasikan budaya dengan cara yang interaktif dan edukatif. Namun, representasi budaya menghadapi tantangan seperti stereotip, bias, dan apropriasi budaya. Penulis menekankan pentingnya kesadaran desainer dalam menghadirkan representasi budaya yang sensitif, autentik, dan reflektif. Dengan demikian, game menjadi medium yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mendukung apresiasi budaya dan pendidikan lintas komunitas.
Copyrights © 2026