Sistem peternakan kelinci pedaging yang berkelanjutan merupakan alternatif menjanjikan untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek ekonomi dan lingkungan dari sistem tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada peternakan kelinci di wilayah X, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi biaya produksi dan hasil panen. Analisis ekonomi dilakukan dengan menghitung biaya, pendapatan, dan keuntungan, sedangkan analisis lingkungan meliputi pengukuran emisi gas rumah kaca, penggunaan pakan, dan pengelolaan limbah ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem peternakan kelinci berkelanjutan memberikan keuntungan positif, efisiensi pakan yang tinggi, serta mampu menurunkan emisi metana dan dampak lingkungan negatif dibandingkan sistem konvensional. Kesimpulannya, penerapan praktik peternakan berkelanjutan pada usaha kelinci pedaging terbukti efektif secara ekonomi dan ramah lingkungan, sehingga layak dikembangkan secara luas.
Copyrights © 2025