cover
Contact Name
samudrailmuindonesia
Contact Email
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Phone
+628216159635
Journal Mail Official
samudrailmuindonesia01@gmail.com
Editorial Address
Alamat : Jl. Raya, Jl. Lolo Gn. Sarik Lubuk Minturun Blok A/2, Kec. Kuranji, Kota Padang, Sumatera Barat 25158 Blok A/2
Location
Unknown,
Unknown
INDONESIA
JIPET (Jurnal Ilmu Peternakan)
ISSN : 3123528X     EISSN : 3123528X     DOI : -
Core Subject :
JIPET (Jurnal Ilmu Peternakan) merupakan jurnal ilmiah yang mempublikasikan artikel hasil penelitian, kajian, serta pengembangan inovasi di bidang ilmu peternakan dan teknologi produksi ternak. Jurnal ini hadir sebagai media akademik untuk mendukung penyebarluasan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam meningkatkan produktivitas, kesejahteraan hewan, serta pengembangan sektor peternakan yang berkelanjutan. JIPET telah terdaftar secara resmi dengan Nomor ISSN: 3123-528X sebagai identitas penerbitan ilmiah. JIPET pertama kali diterbitkan pada bulan Oktober dan terbit secara rutin empat kali dalam setahun sekali tiga bulan, yaitu pada bulan Oktober-Desember, Januari-Maret, April-Juni, dan Juli-September. Setiap manuskrip yang masuk akan melalui proses peer-review oleh reviewer yang kompeten guna memastikan kualitas ilmiah, orisinalitas artikel, serta relevansi kontribusi terhadap perkembangan ilmu peternakan. Jurnal ini menjadi wadah publikasi bagi akademisi, peneliti, mahasiswa, serta praktisi peternakan dalam menyampaikan temuan penelitian dan inovasi yang berkaitan dengan manajemen ternak, teknologi pakan, kesehatan hewan, serta pengembangan usaha peternakan modern. JIPET mendorong publikasi karya ilmiah yang mampu memberikan solusi terhadap tantangan sektor peternakan dan ketahanan pangan. Ruang lingkup artikel yang diterbitkan mencakup berbagai topik, seperti nutrisi dan pakan ternak, reproduksi ternak, genetika dan pemuliaan, kesehatan dan penyakit hewan, teknologi hasil ternak, manajemen produksi ternak, kesejahteraan hewan, serta inovasi teknologi tepat guna dalam bidang peternakan. Setiap naskah diharapkan memuat permasalahan yang jelas, metode penelitian yang tepat, hasil yang valid, serta implikasi yang bermanfaat bagi pengembangan ilmu peternakan di Indonesia.
Arjuna Subject : -
Articles 8 Documents
Analisis Ekonomi Dan Lingkungan Dari Sistem Peternakan Kelinci Pedaging Berkelanjutan Asty Raisha Agma
Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sistem peternakan kelinci pedaging yang berkelanjutan merupakan alternatif menjanjikan untuk meningkatkan efisiensi produksi sekaligus meminimalkan dampak lingkungan. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi aspek ekonomi dan lingkungan dari sistem tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus pada peternakan kelinci di wilayah X, dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, serta dokumentasi biaya produksi dan hasil panen. Analisis ekonomi dilakukan dengan menghitung biaya, pendapatan, dan keuntungan, sedangkan analisis lingkungan meliputi pengukuran emisi gas rumah kaca, penggunaan pakan, dan pengelolaan limbah ternak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem peternakan kelinci berkelanjutan memberikan keuntungan positif, efisiensi pakan yang tinggi, serta mampu menurunkan emisi metana dan dampak lingkungan negatif dibandingkan sistem konvensional. Kesimpulannya, penerapan praktik peternakan berkelanjutan pada usaha kelinci pedaging terbukti efektif secara ekonomi dan ramah lingkungan, sehingga layak dikembangkan secara luas.
Analisis Logistik Pakan Dan Prospek Pengembangan Peternakan Sapi Perah Di Kabupaten Tasikmalaya Pelia Elza
Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan pakan merupakan faktor kunci dalam keberlanjutan usaha peternakan sapi perah. Kabupaten Tasikmalaya sebagai salah satu sentra peternakan sapi perah di Jawa Barat menghadapi tantangan dalam pemenuhan kebutuhan logistik pakan, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kondisi logistik pakan serta menilai prospek pengembangan peternakan sapi perah di wilayah tersebut. Metode penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dan kuantitatif melalui survei lapangan, wawancara dengan peternak, serta analisis data sekunder dari instansi terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketersediaan pakan hijauan masih bergantung pada musim, sementara pakan konsentrat cukup terbatas dan harganya relatif tinggi. Meskipun demikian, terdapat peluang pengembangan melalui optimalisasi lahan, pemanfaatan limbah pertanian, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah. Kesimpulannya, logistik pakan masih menjadi kendala utama, namun prospek pengembangan peternakan sapi perah di Kabupaten Tasikmalaya tetap terbuka dengan strategi pengelolaan pakan yang lebih efisien dan terintegrasi.
Dampak Penggunaan Pupuk Organik Dalam Budidaya Ternak Ruminansia Terpadu Miftah Alfidyah
Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Budidaya ternak ruminansia terpadu merupakan salah satu pendekatan yang mengedepankan efisiensi sumber daya melalui integrasi antara sektor peternakan dan pertanian. Pupuk organik yang dihasilkan dari limbah ternak berperan penting dalam menjaga kesuburan tanah, meningkatkan produktivitas tanaman pakan, serta mendukung siklus usaha tani yang berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak penggunaan pupuk organik dalam sistem budidaya ruminansia terpadu terhadap produktivitas lahan, kualitas pakan, serta efisiensi usaha peternakan. Metode penelitian menggunakan pendekatan studi kasus dengan pengumpulan data melalui observasi lapangan, wawancara, dan analisis laboratorium terhadap kandungan nutrisi pupuk serta produktivitas tanaman pakan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pupuk organik dari limbah ternak mampu meningkatkan kandungan bahan organik tanah, memperbaiki struktur tanah, dan meningkatkan hasil hijauan hingga 25% dibanding penggunaan pupuk anorganik. Selain itu, sistem terpadu ini mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia dan menurunkan biaya produksi. Kesimpulannya, penerapan pupuk organik dalam sistem peternakan terpadu tidak hanya meningkatkan produktivitas tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan. Penelitian ini memberikan dasar ilmiah untuk pengembangan kebijakan pertanian-peternakan terpadu di tingkat lokal maupun nasional.
Pengaruh Buah Mangrove Sebagai Sumber Tanin Terhadap Kecernaan Serat Indigofera Secara In Vitro Mimi Nurhidayanti
Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tanin merupakan senyawa polifenol yang terdapat pada berbagai tanaman, termasuk buah mangrove, dan diketahui dapat memengaruhi pencernaan serat pada ternak ruminansia. Indigofera sebagai sumber hijauan pakan kaya serat digunakan untuk mengkaji efek tanin terhadap kecernaan serat secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan ekstrak buah mangrove pada serat Indigofera terhadap kecernaannya. Metode penelitian menggunakan percobaan laboratorium in vitro dengan perlakuan variasi konsentrasi ekstrak buah mangrove (0%, 2%, 4%, dan 6%) dan replikasi tiga kali. Parameter yang diamati meliputi kecernaan serat detergen netral (NDF) dan kecernaan serat detergen asam (ADF) setelah inkubasi selama 48 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan buah mangrove secara signifikan menurunkan kecernaan NDF dan ADF, dengan penurunan yang semakin besar pada konsentrasi tanin yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan adanya pengikatan protein dan kompleks tanin-serat yang menghambat degradasi serat oleh mikroba ruminansia. Kesimpulannya, buah mangrove sebagai sumber tanin dapat memodulasi kecernaan serat hijauan, yang perlu diperhatikan dalam formulasi pakan ruminansia untuk menjaga efisiensi pencernaan dan performa ternak.
Pengaruh Pemberian Pakan Ikan Berbasis Bahan Baku Lokal Terhadap Kinerja Pertumbuhan Ikan Nila Sari Marlina
Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 1 No. 1 (2025): Oktober
Publisher : Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Ketersediaan pakan menjadi faktor penentu keberhasilan dalam budidaya ikan nila (Oreochromis niloticus). Ketergantungan yang tinggi terhadap pakan komersial menyebabkan biaya produksi meningkat dan menjadi kendala utama bagi pembudidaya skala kecil. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi pengaruh penggunaan pakan berbahan baku lokal terhadap performa pertumbuhan ikan nila. Rancangan penelitian menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) dengan empat perlakuan, yaitu pakan komersial, pakan berbasis dedak padi, pakan berbasis limbah kedelai, serta pakan campuran dedak–kedelai, masing-masing dengan tiga ulangan. Parameter yang diamati meliputi pertambahan bobot, laju pertumbuhan harian (Specific Growth Rate/SGR), efisiensi pemanfaatan pakan, dan tingkat kelangsungan hidup. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pakan campuran dedak–kedelai menghasilkan pertumbuhan terbaik dengan efisiensi pakan lebih tinggi dibandingkan perlakuan lain, meskipun masih sedikit lebih rendah dibandingkan pakan komersial. Dengan demikian, pakan lokal berpotensi menjadi alternatif yang layak untuk menekan biaya produksi tanpa menurunkan secara signifikan kinerja pertumbuhan ikan nila.
Pengaruh Marinasi Nanas Terhadap Sifat Sensori Daging Ayam Buras Harapin Hafid
Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 1 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan kajian ilmiah ini yakni untuk mengetahui sifat organoleptik daging ayam buras atau ayam kampung dengan marinasi ekstrak nanas dengan konsentrasi berbeda. Kajian ilmiah ini dilakukan di Laboratorium Unit Teknologi Hasil dan Laboratori Analisis Pakan ternak, Fakultas Peternakan Universitas Halu Oleo, Kendari pada bulan November – Februari 2025. Rancangan yang dipakai dalam kajian ilmiah ini adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 4 ulangan. Sedangkan sampel untuk uji sensori menggunakan 17 orang panelis semi terlatih. Variabel penelitian yang diuji kualitas organoleptik yaitu rasa, aroma daging, warna, tekstur, keempukan dan penerimaan umum. Hasil penelitian menunjukkan uji sensori berpengaruhi nyata (P<0,05) terhadap rasa, aroma, dan keempukan daging ayam buras namun tidak memberi berpengaruh terhadap warna, tekstur, dan penerimaan umum. Disimpulkan bahwa marinasi ekstrak nanas dengan konsentrasi yang berbeda berdampak positif terhadap sifat sensori daging ayam buras dan Perlakuan 20% ekstrak nanas marinasi (P2).
Model Peternakan Ramah Lingkungan untuk Mendukung Pembangunan Berkelanjutan Noning Restmila
Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 1 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Model peternakan ramah lingkungan menjadi salah satu pendekatan strategis dalam menjawab tantangan pembangunan berkelanjutan, khususnya dalam menghadapi isu degradasi lingkungan, perubahan iklim, dan meningkatnya kebutuhan pangan asal hewan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan merumuskan model peternakan yang mampu mengintegrasikan aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan secara seimbang. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan studi literatur serta observasi lapangan pada usaha peternakan skala rakyat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan praktik peternakan ramah lingkungan, seperti pemanfaatan limbah ternak menjadi biogas dan pupuk organik, penggunaan pakan berbasis sumber daya lokal, efisiensi penggunaan air dan energi, serta penerapan sistem integrasi tanaman-ternak, mampu meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan. Selain itu, model ini juga memberikan manfaat ekonomi bagi peternak melalui diversifikasi produk dan peningkatan efisiensi biaya produksi, serta memperkuat aspek sosial melalui pemberdayaan masyarakat dan peningkatan ketahanan pangan. Dengan demikian, model peternakan ramah lingkungan terbukti menjadi solusi yang efektif dalam mendukung pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) dan layak untuk diimplementasikan secara luas dengan dukungan kebijakan pemerintah serta kolaborasi berbagai pemangku kepentingan.
Strategi Manajemen Pemeliharaan Ayam Broiler untuk Meningkatkan Efisiensi Produksi Farhansyah
Jurnal Ilmu Peternakan Vol. 1 No. 2 (2026): Januari
Publisher : Jurnal Ilmu Peternakan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Strategi manajemen pemeliharaan ayam broiler memegang peranan penting dalam meningkatkan efisiensi produksi serta keberlanjutan usaha peternakan unggas. Efisiensi produksi tidak hanya ditentukan oleh faktor genetik, tetapi juga oleh penerapan manajemen yang terpadu meliputi nutrisi, lingkungan kandang, kesehatan ternak, biosekuriti, serta pengelolaan kepadatan populasi. Pemberian pakan yang seimbang dengan formulasi nutrisi yang tepat terbukti mampu meningkatkan pertumbuhan, konversi pakan (Feed Conversion Ratio/FCR), dan kualitas karkas, sekaligus menekan biaya produksi (Choi et al., 2023; Ahiwe et al., 2018). Selain itu, pengelolaan lingkungan kandang seperti ventilasi, suhu, kelembapan, dan sistem closed house berkontribusi signifikan terhadap kenyamanan dan kesejahteraan ayam, yang pada akhirnya berdampak pada peningkatan performa produksi (Van Limbergen et al., 2020; Honig et al., 2024). Aspek kesehatan juga menjadi faktor krusial, di mana penerapan program vaksinasi, biosekuriti yang ketat, serta manajemen litter yang baik mampu menurunkan tingkat morbiditas dan mortalitas sehingga meningkatkan produktivitas (Sargeant et al., 2019; Zhou et al., 2020). Integrasi teknologi modern seperti sistem monitoring otomatis dan manajemen berbasis data turut mendukung pengambilan keputusan yang lebih efektif dalam operasional peternakan (George & George, 2023; Freitas & Barbosa, 2025). Dengan demikian, penerapan strategi manajemen pemeliharaan yang komprehensif dan berkelanjutan dapat mengoptimalkan kinerja produksi ayam broiler, meningkatkan efisiensi penggunaan sumber daya, serta memperkuat daya saing industri perunggasan.

Page 1 of 1 | Total Record : 8