Tanin merupakan senyawa polifenol yang terdapat pada berbagai tanaman, termasuk buah mangrove, dan diketahui dapat memengaruhi pencernaan serat pada ternak ruminansia. Indigofera sebagai sumber hijauan pakan kaya serat digunakan untuk mengkaji efek tanin terhadap kecernaan serat secara in vitro. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh penambahan ekstrak buah mangrove pada serat Indigofera terhadap kecernaannya. Metode penelitian menggunakan percobaan laboratorium in vitro dengan perlakuan variasi konsentrasi ekstrak buah mangrove (0%, 2%, 4%, dan 6%) dan replikasi tiga kali. Parameter yang diamati meliputi kecernaan serat detergen netral (NDF) dan kecernaan serat detergen asam (ADF) setelah inkubasi selama 48 jam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan buah mangrove secara signifikan menurunkan kecernaan NDF dan ADF, dengan penurunan yang semakin besar pada konsentrasi tanin yang lebih tinggi. Hal ini menunjukkan adanya pengikatan protein dan kompleks tanin-serat yang menghambat degradasi serat oleh mikroba ruminansia. Kesimpulannya, buah mangrove sebagai sumber tanin dapat memodulasi kecernaan serat hijauan, yang perlu diperhatikan dalam formulasi pakan ruminansia untuk menjaga efisiensi pencernaan dan performa ternak.
Copyrights © 2025