Polusi mikroplastik kini menjadi ancaman ekologis yang sangat mengkhawatirkan bagi ekosistem sungai tropis, terutama pada Sungai Bedadung di Kabupaten Jember yang memiliki fungsi strategis bagi kehidupan masyarakat setempat. Studi ini dilaksanakan untuk: (1) Mengidentifikasi tingkat kelimpahan serta karakteristik mikroplastik di aliran Sungai Bedadung, (2) Mengevaluasi pengaruhnya terhadap stabilitas jaring-jaring makanan, dan (3) Mengkaji implikasinya terhadap kesehatan lingkungan maupun manusia secara menyeluruh. Pendekatan penelitian yang diterapkan adalah tinjauan pustaka sistematis terhadap 30–50 referensi ilmiah berkualitas dalam kurun waktu 2015 sampai 2026. Temuan riset mengonfirmasi bahwa mikroplastik telah menyebar di berbagai media lingkungan; dengan densitas sebesar 1,87 partikel/L pada air, 144 partikel/individu pada gastropoda, serta mencapai 169–333 partikel/kg pada jaringan tubuh ikan konsumsi. Partikel mikroplastik yang paling mendominasi adalah jenis fiber dan fragmen yang bersumber dari aktivitas domestik serta pembuangan industri. Fenomena kontaminasi ini memicu proses bioakumulasi dan biomagnifikasi dari organisme tingkat trofik rendah menuju predator puncak. Kondisi tersebut sangat berisiko merusak tatanan ekosistem sekaligus mengancam kesehatan publik melalui rantai makanan, sehingga diperlukan strategi mitigasi terpadu di wilayah DAS Bedadung.
Copyrights © 2026