Kompetensi numerasi siswa di Indonesia masih rendah, sebagaimana ditunjukkan oleh survei OECD 2021 yang mencatat 71% siswa belum mencapai standar minimum matematika. Studi ini bertujuan untuk mengeksplorasi efektivitas Model Problem Based Learning (PBL) dengan bantuan media interaktif pada capaian asesmen kompetensi minimum numerasi siswa di SD Negeri Purwokerto 01. Metode yang diterapkan adalah metode kuantitatif dengan desain pre-eksperimental One Group Pretest-Posttest Design. Subjek penelitian terdiri dari 22 siswa kelas V yang dipilih dengan teknik sampling jenuh. Instrumen yang digunakan mencakup tes untuk mengukur hasil belajar melalui pretest dan posttest, serta lembar observasi untuk mencatat aktivitas siswa. Data dianalisis menggunakan metode statistik inferensial untuk menguji perbedaan antara nilai pretest dan posttest menggunakan uji t. Hasil penelitian mengindikasikan rata-rata nilai pretest siswa sebesar 37.73 meningkat menjadi 81.14. Uji t mengindikasikan adanya perbedaan antara hasil pretest dan posttest (p = 0.000), yang mengindikasikan bahwa penerapan model PBL berbantuan media interaktif efektif dalam peningkatan hasil belajar siswa, sekaligus menawarkan metode mengajar yang lebih inovatif dan interaktif untuk diterapkan di sekolah lainnya. Media interaktif yang digunakan meliputi video edukatif (youtube), game wordwall, media papan berputar, Math Playground. Media tersebut dipilih karena mampu meningkatkan keterlibatan siswa, memberikan umpan balik, dan memfasilitasi pembelajaran aktif.
Copyrights © 2025