Tujuan penelitian ini adalah untuk memeriksa kesalahan numerasi siswa SMA dalam soal matematika berbasis Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) dengan menggunakan metode Newman. Metode ini mengidentifikasi kesalahan siswa dalam lima langkah: membaca, memahami, transformasi, keterampilan proses, dan penulisan jawaban. Siswa di kelas XII SMA Negeri 1 Kajen, yang dipilih berdasarkan hasil tes numerasi AKM, adalah subjek penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kesalahan terbesar terjadi pada tahap transformasi; banyak siswa menghadapi kesulitan mengubah informasi soal menjadi model matematis yang sesuai. Selain itu, proses menyusun langkah penyelesaian, mengevaluasi jawaban, dan menyajikan jawaban secara logis juga mengalami kesulitan. Perhitungan biasanya dilakukan langsung oleh siswa tanpa memahami konsep soal secara menyeluruh. Mereka jarang memeriksa kembali jawaban mereka. Selain itu, banyak siswa melakukan kesalahan dalam menyajikan jawaban karena mereka tidak menyusun jawaban secara sistematis dan tidak menyertakan satuan atau penjelasan yang jelas. Untuk meningkatkan kemampuan numerasi siswa saat menyelesaikan soal AKM, penelitian ini menyarankan penggunaan strategi pembelajaran yang lebih berfokus pada pemahaman konsep, penyusunan prosedur yang sistematis, dan latihan dalam mengevaluasi jawaban dan komunikasi matematis.
Copyrights © 2025