Kemampuan operasi hitung dasar merupakan keterampilan penting yang harus dimiliki siswa sekolah dasar sebagai fondasi dalam pembelajaran matematika yang lebih kompleks. Namun, masih banyak siswa mengalami kesulitan melakukan operasi hitung dengan tepat. Metode GASING (Gampang, Asyik, dan Menyenangkan) adalah salah satu pendekatan yang dapat membantu mengatasi permasalahan tersebut. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peningkatan kemampuan operasi hitung siswa sekolah dasar melalui pelatihan GASING. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Subjek penelitian adalah 32 siswa Sekolah Dasar kelas 3, 4, dan 5 yang dipilih secara purposive dari populasi 96 orang (32 guru dan 64 siswa) di salah satu kabupaten di Provinsi Kalimantan Selatan yang mengikuti pelatihan Metode GASING. Instrumen penelitian berupa tes tertulis operasi hitung yang mencakup penjumlahan, pengurangan, perkalian, dan pembagian. Analisis data menggunakan statistik deskriptif melalui perhitungan mean dan N-Gain ternormalisasi. Hasil penelitian menunjukkan kemampuan operasi hitung siswa meningkat secara dari rata-rata 22,03 dengan kategori rendah menjadi 81,18 dengan kategori tinggi setelah pelatihan selama 15 hari. Analisis N-Gain menunjukkan seluruh aspek operasi hitung mengalami peningkatan dengan kategori tinggi, yakni: penjumlahan (0,72), perkalian (0,83), pengurangan (0,77), dan pembagian (0,73). Penelitian ini membuktikan bahwa Metode GASING efektif meningkatkan kemampuan operasi hitung dasar siswa Sekolah Dasar, khususnya pada materi yang dianggap kompleks seperti perkalian dan pembagian.
Copyrights © 2026