Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan
Vol. 1 No. 1 (2026)

Jerat Kemiskinan Nelayan dalam Cerpen “Di Laut Moyang, Saya Kembali Temukan Cinta” Karya Emroni Sianturi

Daratul Baida (Universitas Negeri Padang)
Abdurahman (Universitas Negeri Padang)



Article Info

Publish Date
31 Mar 2026

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan realitas kemiskinan nelayan yang tergambar dalam cerpen "Di Laut Moyang, Saya Kembali Temukan Cinta" karya Emroni Sianturi. Pendekatan yang digunakan adalah sosiologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah cerpen yang dimuat di Harian Kompas pada tanggal 18 Desember 2021. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan teknik baca dan catat, sedangkan teknik analisis data menggunakan analisis isi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa cerpen ini merefleksikan tiga realitas sosial terkait kemiskinan nelayan, yaitu (1) sistem utang yang menjerat nelayan kepada pemilik kapal dan rentenir, (2) migrasi ke Malaysia sebagai upaya lepas dari kemiskinan yang berdampak pada keharmonisan keluarga, dan (3) ritual rokat tase' sebagai upaya mempertahankan identitas budaya nelayan di tengah tekanan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa cerpen tersebut secara kritis menggambarkan bagaimana kemiskinan struktural memaksa nelayan mengambil keputusan sulit untuk meninggalkan kampung halaman dan bagaimana kearifan lokal menjadi ruang untuk menemukan kembali identitas diri.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

jpipk

Publisher

Subject

Description

Jurnal Perspektif Ilmu Pendidikan dan Keguruan berfokus pada publikasi hasil penelitian, kajian teoretis, serta studi empiris yang berkaitan dengan pengembangan ilmu pendidikan dan praktik keguruan. Jurnal ini hadir sebagai media ilmiah untuk mengkaji berbagai perspektif, inovasi, dan permasalahan ...